Isi Waktu Jelang Berbuka, Warga Bicak, Mojokerto Ikuti Kajian Ramadan Qalbu di Masjid Al-Mubarok

Isi Waktu Jelang Berbuka, Warga Bicak, Mojokerto Ikuti Kajian Ramadan Qalbu di Masjid Al-Mubarok

Jamaah mengikuti kajian dalam program “Ramadan Qalbu” di Masjid Al-Mubarok, Bicak Mojokerto-Foto : Habib Magang-

Mojokerto, diswaymojokerto.id - Kegiatan dakwah bertajuk “Ramadan Qalbu” digelar di Masjid Al-Mubarok, Dusun Bicak, pada bulan suci Ramadan tahun ini. Program yang berlangsung setiap sore menjelang waktu berbuka puasa itu diikuti sekitar 30 hingga 40 jamaah yang rutin hadir untuk mengikuti kajian keagamaan, Jumat 6 Maret 2026

Kegiatan tersebut menjadi salah satu alternatif bagi warga untuk mengisi waktu menunggu azan Magrib dengan aktivitas yang lebih bermanfaat. Para jamaah berkumpul di dalam masjid untuk mendengarkan ceramah agama sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga.

Takmir Masjid Al-Mubarok, Mahfud, mengatakan bahwa kegiatan “Ramadan Qalbu” telah berjalan selama kurang lebih tiga tahun terakhir. 

Awalnya kegiatan tersebut hanya berupa pengajian biasa menjelang berbuka puasa, namun kemudian dikemas lebih terstruktur dan rutin digelar setiap bulan Ramadan.


Suasana jamaah dan anak-anak di Masjid Al-Mubarok saat menunggu waktu berbuka puasa-Foto : Habib Magang-

“Tujuannya agar jamaah tidak hanya menunggu azan berbuka, tetapi juga mendapatkan ilmu agama sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan dimulai sekitar pukul 17.00 WIB dan berlangsung hingga waktu berbuka puasa tiba. Durasi kajian biasanya sekitar 50 hingga 60 menit, menyesuaikan dengan waktu Magrib.

BACA JUGA:THR Tidak Boleh Dicicil, Pemkab Mojokerto Buka Posko THR Jelang Lebaran

BACA JUGA:Baznas Mojokerto Gelar Buka bersama dan Santuni 1.000 Anak Yatim di Pendopo Graha Maja Tama

Dalam pelaksanaannya, pengurus masjid telah menyusun jadwal penceramah sejak sebelum Ramadan dimulai. Para ustadz yang mengisi kajian berasal dari lingkungan dusun setempat dan dijadwalkan secara bergantian setiap harinya.

Materi kajian yang disampaikan pun beragam, mulai dari pembahasan fiqih ibadah, keutamaan puasa, hingga nilai-nilai kebersamaan selama bulan Ramadan. Tidak jarang satu tema kajian dilanjutkan pada hari berikutnya apabila pembahasannya belum selesai.


Jamaah Masjid Al-Mubarok menikmati hidangan takjil yang disediakan warga secara bergiliran sebelum berbuka puasa.-Foto : Habib Magang-

Selain kajian agama, kegiatan tersebut juga diiringi dengan pembagian takjil bagi jamaah yang hadir. Jadwal penyediaan takjil telah disusun oleh sekretaris masjid dan dibagikan kepada warga melalui lembaran berisi tabel giliran.

Setiap keluarga yang mendapat jadwal secara bergantian menyediakan takjil sederhana bagi jamaah yang mengikuti kajian. Bentuk partisipasi ini menjadi salah satu wujud kebersamaan warga selama Ramadan.

Sumber: