enero ucapan idul fitri 1447 h

Edelweis Bromo: Bunga Abadi, Cinta, dan Pilihan untuk Melestarikan

Edelweis Bromo: Bunga Abadi, Cinta, dan Pilihan untuk Melestarikan

Bunga Edelweis di Kawasan Bromo merupakan bunga yang dilindungi-Foto : Habib Magang-

Di sisi lain, harapan tumbuh dari cara yang berbeda. Warga sekitar kini mulai membudidayakan edelweis secara legal. Bunga-bunga ini dijual sebagai alternatif bagi wisatawan yang ingin membawa pulang kenangan tanpa merusak alam. Sebuah jalan tengah—antara keinginan manusia dan kebutuhan untuk menjaga.

BACA JUGA:Akhir Pekan, Sebanyak 1.586 Penumpang Gunakan Stasiun Mojokerto

BACA JUGA:Disnaker Mojokerto : Korban Kecelakaan Kerja di Pabrik Kertas Ngoro Bukan Tenaga Kerja Resmi

Di balik itu semua, edelweis tetap berdiri di tempatnya. Diam, tidak berpindah, tidak meminta apa-apa. Namun kehadirannya menyimpan makna yang terus hidup: tentang hubungan manusia dengan alam, tentang pilihan antara merawat atau merusak.

Pada akhirnya, edelweis mengajarkan sesuatu yang sederhana, namun mendalam. Bahwa yang abadi bukan hanya tentang bertahan lama, tetapi tentang bagaimana sesuatu dijaga.

Dan di tengah dinginnya Bromo, bunga kecil itu tetap ada—menjadi saksi, sekaligus pengingat.

 

Sumber: