Wabup Mojokerto Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Rusak Akibat Angin Kencang

Wabup Mojokerto Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Rusak Akibat Angin Kencang

Wabup Mojokerto Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Rusak Akibat Angin Kencang-Foto : Kominfo Kabupaten Mojokerto-

Mojokerto, diswaymojokerto.id - Wakil Bupati Mojokerto, Moch Rizal Octavian, menyalurkan bantuan material konstruksi kepada warga yang rumahnya rusak akibat angin kencang yang melanda sejumlah wilayah pada akhir Maret lalu. Penyaluran bantuan dilakukan langsung dengan meninjau lokasi terdampak di beberapa kecamatan.

Sedikitnya empat rumah di tiga desa mengalami kerusakan cukup parah. Lokasi terdampak meliputi Desa Kedungmaling di Kecamatan Sooko, Desa Bicak di Kecamatan Trowulan, serta Desa Sidorejo di Kecamatan Jetis.

Saat meninjau salah satu rumah milik Wasita, warga lanjut usia di Dusun Banjarsono, Desa Kedungmaling, Wabup memastikan kondisi penghuni selamat meski bagian atap rumah mengalami kerusakan akibat terpaan angin.

“Beruntung tidak ada korban jiwa. Kami pastikan bantuan segera diberikan agar rumah bisa segera diperbaiki,” ujarnya, Sabtu 4 April 2026

BACA JUGA:873 KK Terdampak Banjir di Mojokerto, Bupati Salurkan Bantuan dan Perkuat Mitigasi

BACA JUGA:Viral Aksi Freestyle Motor di Mojokerto, Tiga Pemuda Didatangi Polisi dan Minta Maaf

Bantuan yang disalurkan berupa paket bahan bangunan yang disesuaikan dengan tingkat kerusakan masing-masing rumah. Di antaranya asbes, kayu balok, bata merah, pasir, hingga semen. Selain itu, pemerintah daerah juga memberikan bantuan sembako untuk meringankan kebutuhan sehari-hari warga terdampak.

Dalam penyaluran tersebut, Wabup didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin. Ia menegaskan, bantuan yang bersumber dari APBD merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Albarraa terhadap warga yang terdampak bencana.

“Ini bentuk kehadiran pemerintah untuk membantu warga agar dapat segera bangkit dan memperbaiki tempat tinggalnya,” katanya.

Selain penanganan pascabencana, pemerintah daerah juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Wabup menyebut adanya prediksi fenomena El Nino yang berpotensi memicu musim kemarau panjang dan suhu panas ekstrem.

BACA JUGA:Pemkot Mojokerto Tuntaskan Penyaluran Beras untuk 14.507 KK, Strategi Jaga Daya Beli Pasca Lebaran

BACA JUGA:Kandang Ternak Ayam di Ngoro Mojokerto Terbakar, Dua Unit PMK Dikerahkan

Kondisi tersebut dinilai dapat berdampak pada kesehatan masyarakat, terutama risiko dehidrasi, serta meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Mojokerto.

“Kami mengimbau masyarakat menjaga kondisi kesehatan, terutama kecukupan cairan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran,” ujarnya.

Sumber: