Penurunan Harga Emas Perhiasan Penyebab Utama Deflasi Mojokerto di Bulan Maret 2026
Ilustrasi emas batangan-Foto : dok Disway.id-
Mojokerto, Diswaymojokerto.id – Penurunan harga emas perhiasan menjadi kontributor utama penurunan Indeks Fluktuasi Harga (IFH) atau deflasi di Kabupaten Mojokerto pada Maret 2026.
Kepala Bappeda Kabupaten Mojokerto, Bambang Eko Wahyudi mengatakan, komoditas penyumbang penurunan IFH tertinggi adalah emas perhiasan. Harga emas perhiasan menyumbang andil IFH - 0,15425
Penurunan harga emas perhiasan terutama dipicu oleh melemahnya harga emas di pasar global yang dipengaruhi oleh penguatan nilai tukar dolar AS serta berkurangnya permintaan investasi emas.
BACA JUGA:Pemkot Mojokerto Salurkan Hibah ke 50 Lembaga, Perkuat Peran Masyarakat dalam Pembangunan
"Kondisi pasar relatif stabil dan turunnya minat beli masyarakat terhadap emas perhiasan juga turut mendorong penurunan harga komoditas tersebut, sehingga memberikan kontribusi terhadap penurunan IFH di daerah," ujarnya, Rabu, 8 April 2026.
Di sisi lain, komoditas yang mengalami penurunan harga rata-rata dibandingkan bulan sebelumnya antara lain emas perhiasan, air kemasan, ayam hidup, wortel, bawang merah, anggur, salak, udang basah, daster, dan ketimun.
Sebelumnya, Bappeda Kabupaten Mojokerto mencatat Indeks Fluktuasi Harga (IFH) pada Maret 2026 sebesar 0,09 persen, yang menunjukkan adanya kecenderungan kenaikan harga komoditas secara umum. Kenaikan ini dipicu lonjakan harga BBM jenis Pertamax.
Ia menjelaskan, kenaikan IFH di Kabupaten Mojokerto pada Maret 2026 terutama dipicu oleh lonjakan harga bensin jenis Pertamax yang terjadi akibat penyesuaian harga oleh Pertamina sebagai BBM non-subsidi.
BACA JUGA:Fokus Genjot PAD, DPRD Kota Mojokerto Serahkan 18 Rekomendasi atas LKPJ Wali Kota 2025
"Penyesuaian ini umumnya dipengaruhi oleh kenaikan harga minyak mentah dunia serta fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang meningkatkan biaya impor dan produksi BBM," jelasnya.
Di sisi lain, faktor biaya distribusi dan kondisi pasar juga turut berkontribusi terhadap kenaikan harga tersebut, sehingga berdampak langsung pada meningkatnya indeks harga di daerah.
Sumber:

