Teknik Sipil Unej Terakreditasi Internasional IABEE. Jadi Salah Satu Pilihan di SBNT 2026

Teknik Sipil Unej Terakreditasi Internasional IABEE. Jadi Salah Satu Pilihan di SBNT 2026

Dr. Ketut Aswatama Wiswamkitra, S.T., M.T., Koordinator Program Studi (Koprodi) S1 Teknik Sipil Unej-Dok Humas Unej for Disway Mojokerto-

Jember, Diswaymojokerto.id – Program Studi (Prodi) S1 Teknik Sipil Unej semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi pendidikan unggulan. Prodi ini berhasil meraih sertifikasi dari Indonesian Accreditation Board of Engineering Education (IABEE) per 31 Maret 2026.

Raihan ini membuat S1 Teknik Sipil Unej resmi diakui secara internasional dan bisa menjadi salah satu pilihan dalam SNBT yang pendaftarannya ditutup hari ini, 7 April 2026. Sekedar diketahui, sertifikasi IABEE merupakan pengakuan prestisius di bawah Persatuan Insinyur Indonesia (PII) yang telah menyelaraskan kurikulumnya dengan Washington Accord melalui penerapan Outcome-Based Education (OBE).

‘’Kualitas pembelajaran dan fasilitas di Teknik Sipil UNEJ kini telah setara dengan standar teknik di negara-negara maju,’’ kata Dr. Ketut Aswatama Wiswamitra, S.T., M.T., Koordinator Program Studi saja (Koprodi) S1 Teknik Sipil Unej.

Dia menjelaskan, sertifikasi itu memberikan jaminan mutu bagi siapa pun yang bergabung di dalamnya. Seperti diketahui, Washington Accord adalah sebuah perjanjian untuk mengakui kesetaraan akreditasi prodi teknik antar lembaga penandatanganan yang berstandar internasional.

BACA JUGA:Seleksi Paskibraka Jember 2026 Dimulai, 500 Pelajar Ikuti Tes Wawasan Kebangsaan

BACA JUGA:Kunjungan Menteri ATR/BPN Dorong Sumbersari Jadi Percontohan Percepatan Sertifikasi Tanah di Jember

Washington Accord ini menjadi suatu perjanjian multilateral IABEE di Indonesia yang dapat memudahkan mahasiswa untuk mendapatkan lapangan pekerjaan, bahkan di internasional. ‘’Lulusan prodi yang terakreditasi IABEE memiliki paspor untuk bekerja di luar negeri,’’ lanjutnya.

Hal itu karena Washington Accord sudah memberikan akreditasi internasional kepada S1 Teknik Sipil UNEJ. ‘’Maka, jika mahasiswa bisa menunjukkan akreditasi tersebut, artinya mereka bisa bekerja di mana saja. Jadi, nantinya IABEE ini bisa memudahkan mahasiswa untuk mencari pekerjaan,’’ jelasnya.

Lebih lanjut, Ketut Aswatama Wiswamitra menjelaskan, pihaknya sudah melakukan penerapan dan berbagai pedoman IABEE. ‘’Seperti perbaikan berkelanjutan (Continuous Improvement) sudah diterapkan di setiap sisi, baik kepada dosen, mahasiswa dan kurikulum pembelajaran,’’ tuturnya.

Perbaikan berkelanjutan ini terus diterapkan sebagai bahan evaluasi dan penyempurna di setiap semester. Sehingga selalu ada peningkatan kualitas pembelajaran dan secara otomatis asesor bisa mendeteksi bahwa mahasiswa lulusan S1 Teknik UNEJ memiliki standar internasional.

BACA JUGA:As Roda Patah, Truk Tangki Air Terguling di Mojokerto, Sebabkan Kemacetan

BACA JUGA:Damkar Mojokerto Evakuasi Ular Welang Berbisa dari Perkebunan Warga

‘’Perbaikan berkelanjutan harus selalu muncul dan bisa siapapun bisa melihatnya. Karena kita sudah mengikuti pedoman dan proses perbaikan berkelanjutan, maka prodi dan mahasiswa lulusan memiliki standar internasional,’’ sahutnya.

Ditambahkan, pihaknya selalu melakukan peningkatan perbaikan dan ini dapat dilihat oleh sensor dan akan selalu disempurnakan di setiap semesternya. Rangkaian proses IABEE akan selalu dilihat oleh asesor dan diterapkan dalam proses pembelajaran.

Dia menjelaskan, titik berat dari IABEE adalah proses berkelanjutan dan standar laboratorium. Sebelumnya, fasilitas laboratorium kita secara langsung dilihat oleh asesor dan lolos seleksi. Mengenai laboratorium, Teknik Sipil Unej sudah memiliki laboratorium struktur, transportasi, geologi & mekanika tanah, research grup dan hidroteknik.

Oleh karena itu, pihaknya tidak hanya memberikan standar yang bertaraf internasional, namun juga fasilitas laboratorium. ‘’Kemarin asesor sudah melihat laboratorium kita dan lolos seleksi. Jadi, fasilitas sudah standar internasional,’’ imbuhnya.

BACA JUGA:E2 Data Center Surabaya Perkuat Peran Jatim sebagai Gerbang Digital Nusantara

BACA JUGA:Data Jadi Fondasi, Wali Kota Mojokerto Tekankan Kewajiban Lapor LKPM bagi Pelaku Usaha

Melalui berbagai keunggulan yang dimilki, Ketut Aswatama merekomendasikan prodi S1 Teknik Sipil ini menjadi suatu pertimbangan pemilihan jurusan bagi siswa yang akan mengikuti SNBT 2026. Sebab, prodi ini sudah terakreditasi IABEE atau internasional, bahkan berbagai lomba yang sering diikuti juga unggul, baik di kancah nasional maupun internasional.

‘’Untuk adik-adik yang ingin kuliah di Teknik Sipil UNEJ jangan ragu, karena kita sudah terakreditasi IABEE atau internasional dan lomba yang kita ikuti juga unggul di kancah nasional dan internasional,” pungkasnya.

Sumber: