Unair dan Kementdiktisaintek Gelar Workshop Nasional Tingkatkan Kapasitas Arsiparis Perguruan Tinggi

Unair dan Kementdiktisaintek Gelar Workshop Nasional Tingkatkan Kapasitas Arsiparis Perguruan Tinggi

Suasana Workshop Benchmarking Program Tendik Berdampak Bidang Arsiparis yang dipadati oleh puluhan delegasi tendik dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia-Foto : Istimewa-

Surabaya, Diswaymojokerto.id - Universitas Airlangga (Unair) bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) menggelar Workshop Benchmarking Program Tendik Berdampak Bidang Arsiparis.

Kegiatan berskala nasional ini berlangsung di Harris Hotel Gubeng, Surabaya, Selasa 7 April 2026, dengan tujuan meningkatkan kapasitas dan profesionalitas tenaga kependidikan (tendik) arsiparis di perguruan tinggi.

Direktur Sumber Daya Manusia, Manajemen Talenta, dan Pengembangan Organisasi (SDMMTPO) Unair, Prof. Dr. Radian Salman, S.H., LL.M., mengatakan bahwa program tersebut merupakan bagian dari agenda strategis kementerian yang menggandeng Unair sebagai mitra pelaksana.

Menurutnya, penunjukan Unair tidak terlepas dari penilaian bahwa tata kelola kearsipan di lingkungan kampus tersebut dinilai memadai.

BACA JUGA:Kominfo Kota Mojokerto Perkuat Sinergi dengan Kominfo Jatim Dorong Transformasi Digital

BACA JUGA:Selama Maret 2026, Kenaikan BBM Pertamax Sebabkan Indeks Fluktuasi Harga di Mojokerto Alami Lonjakan

“Ini menunjukkan adanya kepercayaan dari kementerian terhadap tata kelola arsip di Unair, sehingga kami dilibatkan dalam penyelenggaraan kegiatan ini,” ujarnya.

Workshop ini diikuti sekitar 59 peserta yang merupakan perwakilan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Para peserta telah melalui proses seleksi dan kurasi dari instansi masing-masing sebelum mengikuti kegiatan tersebut.

Prof. Radian menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga mencakup sesi benchmarking untuk melihat langsung praktik terbaik dalam pengelolaan arsip.

Hal ini diharapkan dapat memberikan pengalaman konkret bagi peserta dalam mengembangkan sistem kearsipan di institusinya.

Selain itu, forum ini juga menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman, sekaligus membahas berbagai tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan arsip di era digital.

BACA JUGA:Motor dan Mobil Pikap Adu Banteng di Jalur Pantura Situbondo, 2 Pelajar SMK Meninggal

BACA JUGA:Ratusan Karyawan PT Pakerin Mojokerto Blokir Gerbang Pabrik, Tuntut Gaji dan Hak yang Tak Kunjung Dibayar

Ia menambahkan, melalui kegiatan ini diharapkan para peserta mampu meningkatkan kapasitas serta menjadi pelopor inovasi dalam tata kelola arsip berbasis digital di perguruan tinggi masing-masing.

Sumber: