Kebijakan Pemerintah Pusat Terhadap Pertanian Berdampak Langsung di Kota Mojokerto

Kebijakan Pemerintah Pusat Terhadap Pertanian Berdampak Langsung di Kota Mojokerto

Wali Kota Mojokerto dan Forkopimda mengikuti acara panen raya nasional secara daring-Foto : Kominfo Kota Mojokerto-

Mojokerto, diswaymojokerto.id Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto membawa dampak langsung terhadap kelangsungan pertanian di Kota Mojokerto. Para petani di Kota Mojokerto merasakan dmapak langsung berbagai kebijakan dan bantuan alat serta mesin pertanian yang diberikan pemerintah pusat melalui Pemkot Mojokerto

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas berbagai kebijakan dan bantuan yang sangat dirasakan manfaatnya oleh petani di Kota Mojokerto, mulai dari kenaikan HPP gabah, penurunan harga pupuk subsidi, hingga bantuan alat dan mesin pertanian modern,” kata Ning Ita sapaan akrab wali kota, Rabu 7 Januari 2026.

Ucapan tersebut disampaikan Wali Kota saat mengikuti kegiatan secara daring di Demplot Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi Jaya di Jalan Ketidur, Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajuritkulon. Menurutnya, kebijakan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo telah memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan petani dan penguatan ketahanan pangan daerah.


Wali Kota dan Forkopimda Kota Mojokerto menyampaikan salam dan ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo-Foto : Kominfo Kota Mojokerto-

Ia menjelaskan, kebijakan penetapan Harga Pokok Penjualan (HPP) gabah oleh Bulog memberikan kepastian harga bagi petani. Jika sebelumnya harga gabah sangat bergantung pada tengkulak dengan kisaran Rp5.000 hingga Rp6.000 per kilogram, kini ditetapkan harga minimal Rp6.500 per kilogram.

Selain itu, penurunan harga pupuk subsidi sebesar 20 persen turut meringankan biaya produksi pertanian. Di Kota Mojokerto, harga pupuk urea turun dari Rp2.250 menjadi Rp1.800 per kilogram, pupuk NPK dari Rp2.300 menjadi Rp1.840, pupuk ZA dari Rp1.700 menjadi Rp1.360, serta pupuk organik dari Rp800 menjadi Rp640 per kilogram.

BACA JUGA:Pembersihan 105 Ton Limbah B3 Jenis Slag Aluminium di Pungging Mojokerto Tunggu Non Aktif

BACA JUGA:Polres Mojokerto Kota Gelar Pengecekan Menyeluruh, 317 Kendaraan Dinas Diperiksa

Pada tahun 2025, Kota Mojokerto juga menerima bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari pemerintah pusat berupa dua unit traktor roda dua yang diserahkan kepada Kelompok Tani Barokah Wates dan Kelompok Tani Dewi Sri Surodinawan, dua unit traktor crawler, tiga unit traktor roda dua jenis Amberjack, serta satu unit combine harvester yang dikelola koperasi Gapoktan.


Alat-alat pertanian bantuan dari pemerintah pusat untuk petani di Kota Mojokerto-Foto : Kominfo Kota Mojokerto-

Wali Kota berharap, sinergi kebijakan pusat dan daerah serta dukungan sarana prasarana pertanian dapat terus diperkuat agar swasembada pangan nasional dapat berkelanjutan dan berdampak langsung pada kesejahteraan petani.

“Dengan bantuan yang kami terima ini, akan kami manfaatkan secara optimal dan berkelanjutan dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan di Kota Mojokerto,” pungkasnya.

 

Sumber: