Jumlah Korban Dugaan Keracunan MBG di Mojokerto Capai 411 Orang
Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra tengah memakai baju putih-Foto : Fio Atmaja-
Mojokerto, Diswaymojokerto.id - Pemerintah kabupaten Mojokerto menyebut jumlah korban terdampak dugaan keracunan program makan bergizi gratis (MBG) mencapai 411 orang.
Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra menjelaskan, berdasarkan data dari dinas kesehatan total warga yang terdampak mencapai 411 orang. Angka tersebut merupakan data valid dihimpun dari posko darurat dan rujukan rumah sakit.
"Kami ingin menegaskan agar tidak ada data yang simpang siur di media sosial. Total pasien yang mendapatkan perawatan medis secara keseluruhan 411 orang," jelasnya, Rabu, 14 Januari 2026.
Jumlah presentase korban mulai terlihat pada, Sabtu, 10 Januari 2026. Data pasien mencatat lonjakan signifikan sejak tanggal 11 Januari dengan 260 pasien, memuncak hingga 404 pasien pada 13 Januari, dan akhirnya ditutup pada 14 Januari dengan total kumulatif 411 orang.
"Saat ini masa inkubasi telah lewat, sehingga posko resmi kami tutup," ujarnya.

Menteri HAM minta korban keracunan MBG diberikan trauma healing-Foto : Fio Atmaja-
Dari 411 pasien tersebut, sebanyak 334 orang telah dinyatakan sembuh dan pulang, sementara 77 pasien lainnya masih menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit di Kabupaten Mojokerto.
"Mayoritas korban terkonfirmasi merupakan anak-anak pada jenjang pendidikan TK, SD, dan SMP," pungkasnya.
BACA JUGA:Tiga Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Mojokerto Dilantik
Diberitakan sebelumnya, ratusan siswa dari berbagai sekolah di Kecamatan Kutorejo diduga mengalami keracunan massal usai menyantap menu soto ayam dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disediakan oleh SPPG Yayasan Bina Bangsa Semarang 03, di Desa Wonodadi, Kutorejo, Mojokerto.
Menu MBG berupa soto ayam tersebut didistribusikan ke sejumlah sekolah pada Jumat, 9 Januari 2026 sekitar pukul 08.30 WIB. Keesokan harinya, Sabtu, 10 Januari 2026, ratusan siswa mulai menunjukkan gejala keracunan seperti mual, muntah, demam, dan diare.

Menteri HAM saat menjenguk korban dugaan keracunan menu makanan MBG di RSUD Prof dr Soekandar, Mojosari, Mojokerto. -Foto : Fio Atmaja-
Perlu diketahui SPPG Yayasan Bina Bangsa Semarang, Desa Wonodadi, Kutorejo ini saat Jumat, 9 Januari 2026 melayani KB Wiyata Sabilillah, KB Pelita Bangsa, KB Bina Balita, KB Al-Hidayah Plus, TK AL-Hidayah Plus, TK Dharma Wanita Singowangi, TK Dharma Wanita Wonodadi, RA Nurul Hidayah, SDIT Firdaus al-hidayah , SDN Wonodadi 1 , SDN Wonodadi 2, MI Nurul Hidayah Wonodadi, SDN Singowangi, SMPN 2 Kutorejo, Mts Ma'Had Annur, SMP TI Al-Hidayah, Mts Nurul Hidayah, MA TI Berlian, Ma Had Annur, SMK Unggulan Al-Irfan.
Sumber:

