Manfaat Kesehatan di Balik Gaya Hidup 'Ngopi' dengan Takaran yang Pas
Ilustrasi ngopi bareng-Foto : Elsa Fifayanti-
Mojokerto, diswaymojokerto.id – ‘Ngopi’ atau minum kopi sudah menjadi bagian dari kehidupan banyak orang. Bagi sebagian orang, kopi bukan hanya sekadar minuman penghilang kantuk, tetapi juga teman setia saat bekerja, belajar, maupun bersantai.
Aroma khas dan rasa pahit yang dimiliki kopi sering kali memberikan sensasi tersendiri yang membuat penggemarnya merasa lebih tenang dan fokus. Di balik kenikmatannya, kopi ternyata memiliki berbagai manfaat bagi tubuh jika dikonsumsi secara wajar.
Salah satu manfaat utama ngopi adalah meningkatkan fokus dan konsentrasi. Kandungan kafein dalam kopi berperan sebagai stimulan yang dapat merangsang sistem saraf pusat.
Hal ini membuat otak menjadi lebih fokus sehingga membantu meningkatkan daya konsentrasi, terutama saat bekerja atau mengerjakan tugas. Tidak heran, banyak orang memilih kopi sebagai teman begadang atau penambah semangat di pagi hari.

Biji kopi pilihan akan menghasilkan kopi yang nikmat-Ilustrasi : Hasbi Magang-
Selain itu, ngopi juga dapat membantu meningkatkan energi dan mengurangi rasa lelah. Kafein menurut pakar bekerja dengan cara menghambat zat adenosin yang menyebabkan rasa kantuk.
Dengan begitu, tubuh akan terasa lebih segar dan tidak mudah mengantuk. Namun, manfaat ini akan terasa optimal jika kopi dikonsumsi dalam jumlah yang tidak berlebihan.
BACA JUGA:Griya Sarinah, Kafe Desa yang Menolak Sekat Kelas
BACA JUGA:Ketika Partai NU Pecundangi PKI Dalam Pemilihan Bupati Mojokerto 1964
Manfaat lain dari ngopi adalah menjaga kesehatan jantung. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi dalam jumlah sedang dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Kandungan antioksidan dalam kopi berperan dalam melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, yang sering dikaitkan dengan berbagai penyakit kronis.
Ngopi juga dikenal dapat membantu meningkatkan suasana hati. Kafein dapat merangsang produksi hormon dopamin dan serotonin yang berperan dalam perasaan bahagia.

Minum kopi ternyata sudah menjadi kebiasaan para ulama sejak dahulu kala.-Ilustrasi : Hasbi Magang-
Oleh karena itu, minum kopi sering kali membuat seseorang merasa lebih rileks dan bersemangat. Tak jarang, kegiatan ngopi juga menjadi momen sosial yang mempererat hubungan.
Sumber:


