Banyak Rumah Rusak Akibat Bencana, BPBD Jember Percepat Penanganan dan Tindakan Pasca Bencana
Dinding rumah rumah roboh di wilayah Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember ketika terjadi hujan lebat disertai angin kencang.-dok BPBD Kab Jember for Disway Mojokerto-
Jember, Diswaymojokerto.id – Cuaca yang tidak menentu dengan hujan dan angin kencang akhir-akhir ini membuat tim BPBD Kabupaten Jember kerja ekstra keras. Tidak jarang bencana terjadi dalam waktu hampir bersamaan atau tidak berselang lama.
Kalaksa BPBD Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo, mengakui banyak laporan masuk dan pihaknya dituntut segera tanggap dan melakukan penanganan. ‘’Tidak hanya penanganan pada saat bencana, namun juga penanganan pasca bencana juga harus disiapkan dan segera dilakukan,’’ katanya, Rabu, 11 Februari 2026.
Dia menyebutkan, beberapa peristiwa seperti hujan lebat disertai angin kencang terakhir terjadi hampir bersamaan di sejumlah wilayah di Kabupaten Jember. Seperti peristiwa pada Senin, 9 Februari 2026, yang mengakibatkan kerusakan pada beberapa rumah warga di Kecamatan Gumukmas, Panti, dan Patrang.

BPBD Kabupaten Jember mendistribusikan bantuan pasca bencana setelah melakukan tindakan penanganan bencana yang terjadi di wilayah Kecamatan Gumukmas, Panti, dan Patran.-dok BPBD Kab Jember for Disway Mojokerto-
Pihaknya langsung bergerak cepat melakukan asesmen pada saat kejadian serta pendistribusian bantuan logistik kepada warga terdampak pada Selasa, 10 Februari 2026. Langkah ini sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam penanganan bencana hidrometeorologi.
BACA JUGA: Perencanaan dan Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Tanggung Jawab Kolektif OPD
Edy menuturkan, berdasarkan laporan yang diterima, dampak angin kencang terjadi di 4 lokasi berbeda. Antara lain di Dusun Jati Agung, Desa Gumukmas, Kecamatan Gumukmas, sebuah Pohon Nangka dengan lingkar batang sekitar 60 sentimeter tumbang dan menimpa rumah milik Ny Sumini.
Akibat kejadian tersebut, atap dan dinding rumah mengalami kerusakan kategori rusak ringan dengan luasan sekitar 4,5 x 5,6 meter. Lokasi kedua berada di Dusun Karanganyar, Desa Karangrejo, Kecamatan Gumukmas, rumah milik Buati yang rusak pada bagian atap dengan kategori rusak ringan seluas kurang lebih 5,9 x 3 meter.
Kerusakan dengan tingkat lebih berat terjadi di Dusun Tenggiling, Desa Kemiri, Kecamatan Panti. Rumah milik Suaji mengalami kerusakan pada bagian atap dan dinding dengan kategori rusak sedang dengan luasan terdampak sekitar 4,2 x 6,8 meter persegi.

HUjan lebat disertai angin kencang mengakibatkan sejumlah kerusakan rumah, diantaranya diwilayah Kecanmatan Arjas, sebuah rumah rusak dan temboknya ambrol. Tim BPBD segera datang dan melakukan asesmen di lokasi dan penanganan kebencanaan.-dok BPBD Kab Jember for Disway Mojokerto-
Selain itu, di Lingkungan Branjangan, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, rumah milik Abd Rahim juga dilaporkan mengalami kerusakan atap kategori rusak ringan akibat angin kencang. Tidak ada korban jiwa dalam berbagai peritiswa tersebut, meski demikian kerusakan yang terjadi cukup membuat resah warga.
BACA JUGA:Petugas Gabungan Gelar Ramp Check Kendaraan di Terminal Kertajaya Mojokerto
BACA JUGA:WeHasta Gencarkan Pelihara Sumber Mata Air, Tanam Bibit Pohon Beringin
Disebutkan, kejadian bermula sekitar pukul 14.00 WIB saat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur beberapa wilayah. Sekitar pukul 16.00 WIB, diterima laporan adanya sejumlah pohon tumbang akibat angin kencang dan menimpa rumah warga.
Tim BPBD langsung melakukan koordinasi lintas sektor, asesmen di lapangan, serta pendistribusian bantuan logistik di masing-masing lokasi terdampak. Bantuan yang disalurkan meliputi paket sembako, makanan siap saji, lauk pauk, tambahan gizi, paket sandang, selimut, hingga terpal.
Di Desa Gumukmas dan Kelurahan Bintoro, pohon tumbang telah ditangani dan rumah warga diperbaiki secara mandiri. Sementara itu, di Desa Karangrejo, material reruntuhan masih belum dibersihkan dan dijadwalkan akan dilakukan pembersihan bersama Tagana dan relawan pada 11 Februari 2026.
Sedangkan rumah dengan kategori rusak sedang di Desa Kemiri, Tim Jitu Pasna BPBD Kabupaten jember akan menyalurkan bantuan lanjutan berupa material bangunan seperti batu bata, kayu usuk, dan kayu reng. ‘’Semua kami siapkan dan distribusikan kepada warga yang mengalami musibah dan rumahnya rusak,’’ jelasnya.
BACA JUGA:Pemilahan Sampah Sejak dari Rumah, Bisa Hilangkan Bau Menyengat
BACA JUGA:Pers Pilar Keempat Demokrasi, Turut Jaga Kondusivitas dan Stabilitas Daerah
Sementara untuk bencana yang menimpa rumah milik warga di Dusun Rayap, Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, pada Senin malam, 9 Februari 2026, sekitar pukul 21.00 WIB, pihaknya segera melakukan penanganan setelah menerima laporan pada Selasa pagi, 10 Februari 2026, sekitar pukul 10.00 WIB.
Berdasarkan data BPBD Jember, rumah yang terdampak merupakan milik Yodi Baskoro yang dihuni 5 jiwa. Dampak yang ditimbulkan cukup signifikan, yakni jebolnya tembok rumah dengan ukuran sekitar 8 x 3 meter persegi, serta sebagian atap rumah rusak.
Tim BPBD bergerak cepat menuju lokasi kejadian pada Selasa malam, 10 Februari 2026 dan melakukan pendataan, koordinasi dengan warga setempat, serta asesmen dampak kerusakan. Selain itu, BPBD juga menyalurkan bantuan logistik darurat guna meringankan beban keluarga terdampak.
Bantuan yang disalurkan meliputi 1 paket sembako provinsi, 1 paket kebersihan, 1 lembar terpal, 1 paket lauk pauk, 1 paket tambahan gizi, serta 1 paket makanan siap saji.
Sumber:




