Warga Binaan Lapas Mojokerto Ikuti Tes HIV dan Pemeriksaan Kesehatan

Warga Binaan Lapas Mojokerto Ikuti Tes HIV dan Pemeriksaan Kesehatan

WBP lapas kelas IIB Mojokerto mendapatkan cek kesehatan gratis-Foto : dok. Lapas Kelas IIB Mojokerto-

Mojokerto, Diswaymojokerto.id - Warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Mojokerto mendapatkan pemeriksaan kesehatan umum, skrining penyakit, serta layanan konseling dan tes HIV. 

Kegiatan cek kesehatan gratis dan Mobile VCT (Voluntary Counseling and Testing) digelar Lapas Kelas IIB Mojokerto bersama Puskesmas Gedongan digelar pada Jumat, 13 Februari 2026 kemarin. 

Seluruh rangkaian kegiatan juga diawasi langsung oleh petugas Lapas Mojokerto guna memastikan proses berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur. Pengawasan dilakukan sebagai bagian dari komitmen menjaga pelayanan kesehatan tetap optimal di dalam lapas.

Kepala Lapas Kelas IIB Mojokerto, Rudi Kristiawan mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam memenuhi hak dasar warga binaan di bidang kesehatan sekaligus deteksi dini terhadap potensi penyakit. 


Warga Binaan Lapas Kelas IIB Mojokerto menjalani test kesehatan gratis-Foto : dok. Lapas Kelas IIB Mojokerto-

“Kami ingin memastikan warga binaan mendapatkan layanan kesehatan yang layak. Melalui cek kesehatan dan Mobile VCT ini, kondisi kesehatan mereka dapat terpantau dengan baik,” ujarnya dalam keterangan tertulis diterima Disway Mojokerto, Minggu, 15 Februari 2026. 

Ia menambahkan, sinergi dengan pihak puskesmas menjadi bagian penting dalam mendukung pembinaan yang menyeluruh, tidak hanya pada aspek keamanan dan kedisiplinan, tetapi juga kesehatan fisik dan mental warga binaan.

Petugas medis melakukan pemeriksaan secara menyeluruh mulai dari tekanan darah, kondisi umum tubuh, hingga konseling kesehatan. Sementara Mobile VCT dilakukan secara sukarela dan rahasia sebagai upaya pencegahan serta edukasi kesehatan.

BACA JUGA:Ramadan Segera Tiba, Amalan Apa Saja yang Bisa Kita Siapkan?

BACA JUGA:Kenapa Berat Badan Bertambah Saat Berpuasa ?

Salah satu warga binaan mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan kesehatan gratis tersebut. “Kami merasa diperhatikan, apalagi bisa cek kesehatan langsung dan mendapat penjelasan dari tenaga medis. Ini sangat bermanfaat bagi kami,” tambahnya m. 

Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kesehatan bagi warga binaan agar lebih peduli terhadap kondisi tubuh dan menerapkan pola hidup bersih serta sehat selama menjalani masa pidana.

 

 

Sumber: