Atasi Kawasan Kumuh, Gubernur Khofifah Resmikan Program Permata Jatim di Mojokerto
Gubernur Jawa Timur didampingi Bupati Mojokerto saat meresmikan program penanganan pemukiman kumuh di Mojoanyar.-Foto : Fio Atmaja-
Mojokerto, Diswaymojokerto.id – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan Program Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh Terpadu dan Terintegrasi (Permata Jatim) di Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, pada Senin, 23 Februari 2026 malam.
Program ini menata kawasan seluas 10,07 hektare dengan total anggaran Rp14,35 miliar dari APBD Provinsi Jatim dan Rp2,19 miliar dari APBD Kabupaten Mojokerto.
Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam menghadirkan pembangunan kawasan permukiman yang bersih, berkeadilan, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat desa.
Gubernur Khofifah menegaskan, penanganan kawasan kumuh tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui pendekatan terpadu berbasis kawasan.

Gubernur Jatim Khofifah menandatangani prasasti peresmian penataan kawasan kumuh di Kepuh Anyar Mojokerto-Foto : Fio Atmaja-
"Hari ini kita menyaksikan hasil pelaksanaan Program Permata Jatim di Desa Kepuhanyar. Ini adalah wujud nyata komitmen Pemprov Jatim dalam menghadirkan lingkungan permukiman yang lebih layak, sehat, dan produktif bagi masyarakat," ujarnya.
Ia berharap lingkungan yang baru dan bersih ini dapat dijaga dan dimiliki bersama sehingga tercipta suasana guyub rukun antarwarga. Ia juga mengajak warga Kepuhanyar menerapkan prinsip pengelolaan sampah 3R (Reduce, Reuse, Recycle).
BACA JUGA:Positif dan Negatif Mengkonsumsi Nasi Putih
BACA JUGA:Berbuka Lebih Dulu atau Shalat Dulu? Begini Tuntunan Rasulullah ﷺ
Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra menambahkan, peresmian ini diharapkan tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga membudayakan perilaku hidup bersih. Ia berharap rumah tidak layak huni yang masih ada dapat terselesaikan melalui dukungan APBN, APBD, hingga CSR swasta.

Gubernur Jatim melihat langsung data pemukiman-Foto : Fio Atmaja-
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Provinsi Jatim, I Nyoman Gunadi menambahkan, Kabupaten Mojokerto merupakan salah satu pilot project yang memperoleh dukungan penanganan kawasan kumuh dari Pemprov Jatim melalui program Permata Jatim.
BACA JUGA:Awali Safari Ramadan 1447 H, Wali Kota Mojokerto Tarawih di Musala Nur Hidayah, Gunung Gedangan
BACA JUGA:105 Ton Limbah B3 Slag Aluminium di Mojokerto Dibersihkan
Sumber:




