BPBD Jember Turunkan Tim Atasi Longsor di Desa Klungkung, Sukorambi
Tim BPBD Kabupaten Jember gerak cepat tangani longsor di Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi.-dok BPBD Kab Jember for Disway Mojokerto-
Jember, Diswaymojokerto.id – Intensitas hujan yag cukup tinggi beberapa hari terakir dan menyebabkan longsor di wilayah Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, mendapat respon cepat dari BPBD Kabupaten Jember. Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo, mengatakan, pihaknya langsung menurunkan begitu mendapat laporan terjadi tanah longsor di Desa Klungkung.
‘’Kami menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan pengecekan serta pendataan kondisi di lapangan. Dari hasil pemantauan dan pendataan tim yang di lapangan akan segera kami tehtukan langkah berikutnya,’’ katanya, Senin, 9 Maret 2026.
Tim yang diturunkan ke lokasi pada Senin, 9 Maret 2026 langsung melaporkan kondisi tanah longsor di lokasi kejadian. Muhammad Qoidul Umam, S.T, Analis Kebencanaan Ahli Pertama BPBD Kabuaten Jember, menyampaikan, berdasarkan hasil pengecekan di lokasi, tanah longsor tersebut memiliki dimensi kurang lebih lebar 12 meter dan tinggi sekitar 8 meter.

Tanah longsor di Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi langsung direspon tim BPBD Kabupaten Jember.-dok BPBD Kab Jember for Disway Mojokerto-
Dia menyebutkan, peristiwa longsor terjadi di depan rumah milik Jalal, 48 tahu, warga Dusun Krajan RT 001 RW 004, Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember. Dari hasil laporan tm, M Qoidul Umam menyampaikan, kondisi tersebut perlu mendapat penanganan cepat guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan.
BACA JUGA:Pengedar Narkoba Kena Operasi Pekat di Mojokerto, 32 Gram Ganja dan 0,38 Gram Sabu Disita
BACA JUGA:Sekda Jember Sidak SPBU Kaliwates. Pastikan Stok BBM Aman
‘’Setelah dilakukan pengecekan di lokasi, kami bersama tim BPBD, unsur Kecamatan Sukorambi, serta Satpol PP Kecamatan Sukorambi melakukan pemasangan terpal penutup,’’ katanya
Pemasangan terpal penutup dilakuan pada area longsoran sebagai langkah awal untuk mengurangi potensi longsor susulan. ‘’Langkah itu sebagai antisipasi atau untuk mengurangi terjadinya potensi longsor susulan kalua terjadi hujan dengan intensitas tinggi lagi,’’ ungkapnya.
Dia juga menambahkan, sebagai langkah penanganan jangka panjang, pihaknya merekomendasikan pembangunan plengsengan atau bronjong sebagai penahan tanah. ‘’Hal itu agar kondisi tanah menjadi lebih stabil dan aman bagi warga di sekitar area kejadian,’’ tambahnya.

Petugas BPBD Kabupaten Jember menyiapkan terpal untuk menutup tanah yang longsor agar tidak terjadi longsor susuan kalau turun hujan dengah intensitas tinggi lagi.-dok BPBD Kab Jember for Disway Mojokerto-
Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Sukorambi, Josias Anto Budi Nugroho, yang juga turut hadir di lokasi kejadian, menyampaikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar tetap meningkatkan kewaspadaan. “Kami menghimbau masyarakat agar berhati-hati dan mengurangi aktivitas di sekitar lokasi longsor,’’ sahutnya.
BACA JUGA:Pemkab Imbau Warga Tak Perlu Resah, BBM di Jember Dalam Kondisi Aman dan Melimpah
BACA JUGA:Dampak Angin Kencang, Dahan Pohon Patah di Tiga Kecamatan di Mojokerto
Masyarakat diminta mengurangi aktivitas di lokasi yang rawan atau berpotensi longsor kalua terjadi hujan dengan intensitas tinggi. ‘’Khususnya ketika hujan berlangsung, jangan sampai ada warga yang berkegiatan di lokasi yang berpotensi longsor. Itu untuk menghindari resiko yang tidak diinginkan,’’ katanya ketika menyapa warga sekitar.
Sementara, Jalan, pemilik lahan yang longsor akibat hujan, menyampaikan terima kasih kepada Gus Bupati Jember atas respon cepat yang diberikan melalui BPBD Jember dan pihak terkait yang telah membantu penanganan di lokasi. Dia berterima kasih karena sudah dibantu menangani tanah yang longsor.
Sumber:

