Kecanduan Judol, Pria Nekat Curi Truk Crane di Mojokerto
Pelaku saat digelandang ke ruang Satreskrim Polres Mojokerto. -Foto : Fio Atmaja-
Mojokerto, Diswaymojokerto.id - Kecanduan judi online, seorang mantan pekerja pabrik beton atau precast di Kabupaten Mojokerto nekat mencuri satu unit truk crane lantaran kecanduan judi online.
Aksi pencurian truk crane bernopol W 8810 NY berwarna hijau ini terjadi di Desa Lengkong, Mojoanyar, Mojokerto, pada Senin, 2 Maret 2026 sekitar pukul 23.55 WIB, saat kondisi pabrik dalam keadaan sepi. Kejadian tersebut terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di lokasi.
Pelaku diketahui berinisial H, warga asal Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Tak hanya seorang diri H dibantu oleh rekannya yakni LH menyiapkan linggis untuk merusak gembok pagar pabrik dan merusak rumah kunci truk.
Usai merusak gembok pagar dan rumah kunci truk crane keduanya membawa kabur truk crane tersebut. Aksi keduanya terekam kamera pengawas pabrik.
BACA JUGA:BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Buka Saat Mudik Lebaran
BACA JUGA:Salurkan Dana Hibah, Ninig Ita Ingin Warga Mojokerto Lebih Nyaman Beribadah
Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP Aldhino Prima Wirdhan mengatakan, awalnya pihaknya menerima laporan kehilangan truk di salah satu perusahaan. Kemudian tim Jatanras langsung ke TKP untuk melakukan penyelidikan.
"Truk akhirnya berhasil ditemukan di daerah Semampir, Surabaya. Jadi setelah truk itu kami amankan kita lakukan penyelidikan ternyata bahwa benar tersebut dicuri oleh mantan pegawai perusahaan tersebut," katanya, Selasa, 10 Maret 2026.
Ia menjelaskan, pelaku H berhasil diamankan ketika menunggu kapal di Pelabuhan Tanjung Perak saat hendak kabur ke wilayah Kalimantan. Sementara LH diamankan di rumahnya di Kecamatan Mojoanyar.
"Pengembangan ternyata yang bersangkutan ini gak cuma sendiri dibantu LH yang sebagai penyuplai bahan salah satunya seperti linggis mengantarkan si H ini ke TKP dan memberikan informasi penadah LH ini," jelasnya.
BACA JUGA:BPBD Jember Turunkan Tim Atasi Longsor di Desa Klungkung, Sukorambi
BACA JUGA:Wakil Bupati Mojokerto Apresiasi Kinerja dan Komitmen Positif BPBD
Menurutnya, truk hasil curian itu sebenarnya akan dijual ke penadah yang berada di Semampir, Surabaya. Namun, setelah warga banyak datang ke truk itu setelah dilaporkan ke media radio swasta.
"Cuma sudah komunikasi lewat handphone tapi karena warga datang, ramai dia kabur. Penadahnya orang Semampir itu," ujarnya.
Sumber:

