Warga Pungging Geger, Motor Karyawan Pabrik di Jembatan Ngrame Mojokerto, Pemilik Hilang

Warga Pungging Geger, Motor Karyawan Pabrik di Jembatan Ngrame Mojokerto, Pemilik Hilang

Petugas Polsek Pungging melakukan pemeriksaan di atas Jembatan Ngrame setelah ditemukan sepeda motor tanpa pemilik.-istimewa-

 

Mojokerto, Diswaymojokerto.id - Warga Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, geger. Pasalnya mereka menemukan sebuah sepeda motor tanpa pemilik di Jembatan Ngrame pada Kamis, 13 Maret 2026 dini hari.

Informasi yang dihimpun Disway Mojokerto menyebutkan, motor itu diketahui milik Andika Permana (37), seorang karyawan pabrik yang hingga kini belum pulang ke rumah sejak Rabu pagi. ‘’Infonya, dia sudah meninggalkan rumah sejak kemarin pagi,’’ kata warga.

Kapolsek Pungging, AKP Selimat, membenarkan penemuan tersebut. Sepeda motor Honda Supra X bernopol W 6433 XQ ditemukan tergeletak di jalan di jembatan sekitar pukul 04.00 WIB. ‘’Benar, anggota kami menerima informasi dari masyarakat terkait adanya sepeda motor yang tergeletak di jembatan Ngrame,’’ katanya.


Petugas Polsek Pungging bekerjasama dengan tim BPBD Kabupaten Mojokerto mencari korban yang hilang dan sepeda motornya ditemukan di jalan di jembatan -dok BPBD Kab Mojokerto for Disway Mojokerto-

Disebutkan, pihaknya menerima laporan dari warga mengenai adanya sepeda motor tergeletak di jalan di jembatan. Begitu menerima laporan, petugas Polsek Pungging langsung mendatangi lokasi kejadian. Kapolsek Pungging mengatakan, pihaknya langsung menelusuri kepemilikan sepeda motor tersebut. ‘’Setelah ditelusuri dan dilakukan pengecekan, kami berhasil menhgidentifikasi kendaraan tersebut," tuturnya, Jumat, 13 Maret 2026.

BACA JUGA:KPK Temukan Lemahnya Tata Kelola di Pemkab Mojokerto, Soroti Hibah, Pokir, hingga Pengadaan

BACA JUGA:Memburu Lailatur Qadr, Warga Dawarblandong Mojokerto Gelar Khataman Al-Qur'an

Berdasakrn keterangan warga, Andika, warga Dusun Gedang, Desa Modopuro, Mojosari, terakhir terlihat keluar rumah pada Rabu, 11 Maret 2026 pukul 08.15 WIB. Dia berangkat dari rumah menuju tempat kerjanya di Gresik, tepatnya di PT Wahana Lentera Raya, Gresik.

Kapolsek menyebutkan, Efi Fitriani, istri Andika, menceritakan masih dapat menghubungi suaminya sekitar pukul 22.30 WIB. Namun sejak Kamis pagi Andika tidak pulang dan dia justru mendapat kabar keberdaan motor suaminya itu.

Dijelaskan, saat keluar rumah, suaminya mengenakan kaos berkerah hijau tua bertuliskan nama perusahaannya, jaket parasut hitam, celana jeans hitam, dan sepatu hitam. ‘’Korban keluar rumah menggunakan pakaian dengan identitas perusahaan,’’ tambah kapolsek.

Polisi saat ini masih melakukan penelusuran dan telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Mojokerto untuk melakukan penyisiran di sekitar Jembatan Ngrame. Proses penyisiran telah dilakukan pada Kamis sore dan dilanjutkan Jumat ini.

BACA JUGA:Pemkot Mojokerto Siapkan Anggaran Rp 21 Miliar Lebih untuk THR ASN dan Semua PPPK

BACA JUGA:Pemindahan Ibu Kota Mojokerto : Antara Ambisi Pembangunan dan Ujian Tata Kelola

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan Andika untuk segera melapor. ‘’Kami terus melakukan pencarian bersama tim BPBD Kabuoaten Mojokerto. Kami minta masyarakat yang melihat keberadaan korban segera memberi info ke kami,’’ sahutnya.

Sumber: