Di Jember, Angin Kencang dan Longsor Terjang 4 Kecamatan, 14 Rumah Rusak Ringan
Hujan deras dan angin kencang mengakibatkan pohon tumabng dan 14 rumah di 4 kecamatan rusak-dok BPBD Kab Jember for Disway Mojokerto-
Jember, Diswaymojokerto.id – Hujan deras disertai angin kencang di Kabupaten Jember mengakibatkan 14 rumah di 4 kecamatan rusak ringan. Selain mengakibatkan kerusakan 14 rumah, beberapa fasilitas umum juga terdampak.
Kalaksa BPBD Kabuoaten Jember, Edy Budi Susilo, mengatakan, 14 rumah yang rusak tersebut terjadi di beberapa kecamatan antara lain Kecamatan Kaliwates, Sumbersari, Patrang, dan Rambipuji. ‘’Kami segera mengtirim tim ke lokasi tersebut begitu menerima laporan,’’ katanya, Minggu, 29 Maret 2026.
Disebutkan, hujan deras disertai angin kencang terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026 tersebut menyebabkan beberapa pohon tumbang di beberapa lokasi. Selain itu, atap rumah watga juga terdampak angin kencang hingga rusak.

Petugas BPBD Kabupaten Jember melakukan penanganan pohon tumbang akbat hujan deras dan angin kencang-dok BPBD Kab Jember for Disway Mojokerto-
Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember, Parmuji, mengatakan, beberapa pohon tumbang dan mengenai rumah maupun fasilitas umum. ‘’Selain itu, hujan deras juga memicu tanah longsor yang sempat menutup akses jalan warga,’’ katanya.
BACA JUGA:5. 000 Mahasiswa Padati Pendapa, Pemkab Jember Sederhanakan Skema Beasiswa 'Cinta Bergema'
BACA JUGA:Kemenag RI Prihatin dan Kecam Kekerasan pada Anak di Salah Satu TPQ Probolinggo
Data BPBD Jember mencatat, di Kecamatan Kaliwates terdapat sejumlah titik terdampak, di antaranya pohon tumbang di Jalan Sunan Ampel dan Jalan Gajah Mada, serta menimpa kendaraan yang terparkir. Selain itu, tercatat 8 rumah warga di Kelurahan Kebonagung, Kaliwates, dan Mangli mengalami kerusakan ringan pada bagian atap.
Dia menuturkan, di wilayah Kelurahan Kepatihan, Kecanmatan Kaliwates, hujan deras memicu tanah longsor. Akibat tanah longsor tersebut, pagar rumah warga ambrol, halaman rumah tertutup material longsor, serta akses jalan antar-RT sempat tidak dapat dilalui.
Sedangkan di Kecamatan Sumbersari, pohon tumbang di Jalan Karimata menimpa kabel penerangan jalan umum dan jaringan telekomunikasi. Selain itu, satu rumah warga di Kelurahan Karangrejo juga dilaporkan mengalami kerusakan ringan.

Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Jember memotong dahan pohon yang tumbang akbat hujan deras dan angin kencang.-dok BPBD Kab Jember for Disway Mojokerto-
Pihaknya juga menerima laporan di Kelurahan Gebang dan Jember Lor, Kecamatan Patrang, 2 rumah milik warga lanjut usia, mengalami kerusakan pada bagian atap akibat terpaan angin kencang. ‘’Kami juga menerima laporan di Kecamatan Rambipuji ada pohon tumbang,’’ tambahnya.
BACA JUGA:Bupati Pastikan Beasiswa Pemkab Jember 2026 Segera Direalisasikan
BACA JUGA:Hendak Halalbihalal, Odong-odong Angkut 25 Penumpang Terguling di Mojokerto, Satu Orang Tewas
Ditambahkan, pohon tumbang tersebut mengenai kabel listrik dan menimpa sebuah warung. ‘’Ada laporan lain tentag pohon tumbang di area SDN Rambipuji 01, Kecamatan Rambipuji. Kami segera mengirim tim ke lokasi,’’ sahutnya.
Parmuji menambahkan, tim TRC BPBD Jember langsung bergerak cepat dengan membagi tiga tim untuk melakukan penanganan di lokasi terdampak. ‘’Kami lakukan kaji cepat, pemotongan pohon tumbang, pengaturan lalu lintas, serta koordinasi dengan pihak terkait,’’ jelasnya.
Hingga Sabtu malam, penanganan pohon tumbang di sejumlah kecamatan telah selesai dilakukan. Namun, untuk longsor di wilayah Kepatihan, penanganan akan dilanjutkan dengan kerja bakti warga pada Minggu 29 Maret 2026.

TRC BPBD Kabuoaten Jember harus memanjat di ketinggian untuk memotong dahan pohon yang tumbang dan menimpa rumah-dok BPBD Kab Jember for Disway Mojokerto-
BPBD Jember juga merekomendasikan distribusi logistik bagi warga terdampak serta koordinasi lanjutan dengan dinas terkait guna percepatan penanganan pascabencana. Dia menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
BACA JUGA:KAI Daop 8 Surabaya Amankan 233 Barang Tertinggal di KA pada Masa Angkutan Lebaran 2026
BACA JUGA:Unair Surabaya Jalin Kerja Sama Pertukaran Akademik, Riset dan Inovasi dengan CUPL
Dia menambahkan. BPBD mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan. ‘’Cuaca masih belum bersahabat, warga hendaknya waspada terhadap potensi cuaca yang cenderung ekstrem saat ini,’’ tambahnya lagi.
Sumber:







