Diduga Putung Rokok, Kebakaran Hanguskan Tempat Usaha di Pungging Mojokerto
Tempat usaha di Pungging Mojokerto terbakar, diduga akibat putung rokok.-Foto : dok. BPBD Kabupaten Mojokerto-
Mojokerto, diswaymojokerto.id - Suasana dini hari di kawasan Jalan Raya Trawas–Mojosari, Desa Sekargadung, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, mendadak panik setelah kobaran api melalap sebuah tempat usaha, Senin 13 April 2026, sekitar pukul 04.40 WIB. Kebakaran tersebut diduga kuat dipicu oleh putung rokok yang masih menyala.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh karyawan yang berada di lokasi. Melihat api mulai membesar, mereka segera melaporkan kejadian tersebut dan meminta bantuan pemadam kebakaran dari BPBD Kabupaten Mojokerto.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin, menjelaskan bahwa pihaknya langsung merespons laporan tersebut dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran (PMK) ke lokasi kejadian.
BACA JUGA:UIN Malang dan UIN Tulungagung Tembus Jejaring Perpustakaan Dunia, Raih Pengakuan IATUL
BACA JUGA:Cerita Peserta JKN di Mojokerto dari Layar Ponsel, Aris Belajar Mengenali Kesehatannya Lebih Awal
“Kami menerima laporan dari karyawan tempat usaha, kemudian langsung mengirimkan dua unit PMK untuk melakukan pemadaman dan pembasahan,” ujarnya.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati api sudah cukup besar. Hal ini diperparah karena area yang terbakar berisi bahan-bahan yang mudah terbakar, salah satunya tepung batok. Kondisi tersebut membuat api cepat merambat dan sulit dikendalikan pada tahap awal.
Luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan sekitar 4 x 6 meter. Meski tidak terlalu luas, intensitas api sempat meningkat karena material di dalam lokasi sangat mudah tersulut.

Diduga Disebabkan Putung Rokok, Tempat Usaha di Mojokerto Terbakar, Dua Unit Damkar Dikerahkan-Foto : dok. BPBD Kabupaten Mojokerto-
Proses pemadaman berlangsung cukup lama. Selain dua unit PMK dari BPBD, upaya penanganan juga melibatkan unsur lain seperti kepolisian dari polsek setempat, anggota koramil, serta relawan dari FPRB Kabupaten Mojokerto. Sinergi lintas unsur ini membantu mempercepat pengendalian api agar tidak merembet ke area lain di sekitarnya.
Setelah berjibaku selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 11.00 WIB. Petugas kemudian melanjutkan proses pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
BACA JUGA:Pria Jombang Diringkus Polisi di Mojokerto usai Bawa Kabur Motor Janda Surabaya saat Kencan
BACA JUGA:Dari Hipertensi ke Hidup Lebih Terkendali, Kisah Warti Menemukan Semangat Baru Lewat Prolanis
Berdasarkan hasil sementara, kebakaran diduga berasal dari putung rokok yang masih menyala dan mengenai material mudah terbakar di lokasi. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai sekitar Rp15 juta.
Sumber:

