Pekerja Warung Kopi di Mojokerto Ditemukan Tewas

Pekerja Warung Kopi di Mojokerto Ditemukan Tewas

Petugas Inafis Polres Mojokerto saat melakukan olah TKP. -Foto : Istimewa-

Mojokerto, Diswaymojokerto.id - Jaka Ari Yahya (27) pekerja warung kopi di Dusun/Desa Manduro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, ditemukan tewas didalam warung, Minggu, 26 April 2026 sekitar pukul 21.45 WIB. 

Korban diketahui merupakan warga Desa Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo. 

Kapolsek Ngoro, Kompol Heru Purwandi menjelaskan, awalnya pemilik warung Yudha Teguh Prasetyo mendapatkan beberapa laporan dari pelanggannya bahwa warung tersebut dalam kondisi tutup. 

Kemudian sekitar pukul 21.45 WIB, Yudha langsung menuju ke warung untuk mencari korban, pada saat sampai di warung, kondisi warung dalam keadaan tutup dengan lampu depan warung dan lampu dalam kodisi tidak menyala. Saat kejadian pintu warung dalam keadaan tertutup dan tidak terkunci gembok. 

BACA JUGA:Pengedar Sabu asal Sidoarjo Dibekuk Polisi di Mojokerto, Puluhan Paket Plastik Disita

BACA JUGA:Perempuan di Kursi Pimpinan DPRD Kota Mojokerto, Ery Purwanti dan Politik yang Berpihak

"Pemilik warung kemudian memutuskan untuk masuk  dengan menggunakan penerangan senter handphone dan didapati korban dalam posisi tidur terletang tidak bergerak sama sekali, dari hidung, mulut mengeluarkan darah, dan sudah meninggal dunia," ujarnya, Senin, 27 April 2026.

Ia menambahkan, sebelumnya pemilik warung pada Sabtu, 25 April 2026 sekitar pukul 19.00 WIB masih bertemu korban saat mengantarkan persediaan kopi. "Pemilik warung terakhir ketemu korban masih dalam keadaan sehat," imbuhnya. 

Melihat kejadian tersebut, pemilik warung kemudian melaporkan pada Polsek Ngoro. Pihak kepolisian mendapatkan laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP, mencari keterangan saksi - saksi, dan mengamankan barang bukti. 

BACA JUGA:WFH Setiap Jumat, Menag Ingatkan: Boleh di Rumah, Layanan Jangan Ikut “Libur”

"Penyebab kematian korban saat ini masih dalam dalam penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," pungkasnya.

 

 

Sumber: