Diduga Korsleting Listrik, Warung Makan dan Kopi di Mojosari Hangus Terbakar
Petugas Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto saat melakukan pemadaman dan pembasahan. -Foto : Istimewa-
Mojokerto, Diswaymojokerto.id – Sebuah warung makan dan kopi milik warga di Dusun Awang-Awang, Desa Awang-Awang, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, ludes terbakar setelah dilalap si jago merah pada Selasa pagi, 19 Mei 2026. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin, mengatakan peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Warung milik Sulis tersebut terbakar hebat hingga menghanguskan sebagian besar bangunan dan isi di dalamnya.
Menurut Rinaldi, petugas pemadam kebakaran BPBD Kabupaten Mojokerto menerima laporan dari warga sesaat setelah api mulai membesar. Petugas kemudian langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
“Kami mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian,” terangnya.

Petugas Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto saat melakukan pemadaman dan pembasahan. -Foto : Istimewa-
Ia menjelaskan, bangunan warung yang sebagian besar berbahan kayu membuat api cepat membesar dan sulit dikendalikan pada awal kejadian. Area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 30 x 6 meter persegi.
“Penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik,” ungkapnya.
Selain dua unit pemadam kebakaran dari BPBD Kabupaten Mojokerto, proses pemadaman juga melibatkan personel Polsek Mojosari, Koramil setempat, serta bantuan warga sekitar yang turut membantu upaya penanganan kebakaran.
BACA JUGA:Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Stasiun Mojokerto Layani Lebih dari 6 Ribu Penumpang
BACA JUGA:Waspada Hantavirus, Dinkes Kabupaten Mojokerto Siapkan SE Khusus untuk Faskes dan Masyarakat
Setelah berjibaku selama lebih dari dua jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.50 WIB. Petugas kemudian melakukan proses pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, pemilik warung diperkirakan mengalami kerugian materiil sekitar Rp15 juta akibat kebakaran itu.
Sumber:

