Jember, diswaymojokerto.id - Dua tim mahasiswa Universitas Jember (Unej) meraih Juara 1 dalam dua kompetisi esai tingkat nasional melalui gagasan inovasi pendidikan berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Kedua tim menawarkan solusi untuk menjawab persoalan pendidikan, mulai dari keterbatasan akses belajar di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), pemetaan minat dan bakat, hingga gangguan konsentrasi belajar akibat distraksi digital.
BACA JUGA:Inovasi Pemkot Mojokerto Jangan Hanya Jadi Pajangan, Apa Dampaknya ke Warga Lebih Penting
BACA JUGA:Stok Beras Melimpah, Harga Masih Tinggi, Unej Bongkar Masalah Industri Perberasan
Tim pertama menghadirkan CAKRAWALA, ekosistem pembelajaran berbasis AI yang mengintegrasikan kebutuhan akademik dan pengembangan diri siswa. Platform ini dilengkapi materi pembelajaran, latihan dan asesmen, asisten AI, perpustakaan digital, serta fitur untuk memetakan perkembangan belajar secara personal.
CAKRAWALA juga menyediakan fitur pengembangan prestasi dan eksplorasi karier. Untuk mendukung kesejahteraan psikologis peserta didik, platform ini dilengkapi CAKRAWALA Care yang mencakup pelacak suasana hati, jurnal, konsultasi, dan motivasi.
Haikal Oke Wicaksono, Rina Dwi Rahayu dan Agustin Putri Mardiawan, mahasiswa FKIP UNEJ yg merancang CAKRAWALA, Juara 1 Lomba Esai Nasional Physics Education Festival (PHYSFEST) 2026 di Universitas Mataram-Foto : Humas Universitas Jember-
Anggota tim, Haikal Oke Wicaksono, mengatakan CAKRAWALA tidak hanya dirancang sebagai platform digital. Timnya juga menyiapkan CAKRAWALA EduPrint berupa media pembelajaran luring, seperti kartu belajar, lembar kerja peserta didik (LKPD), poster, dan booklet.
Akses pembelajaran luring tersebut ditujukan untuk membantu siswa yang menghadapi keterbatasan koneksi internet, khususnya di wilayah 3T. Tim juga merancang jejaring relawan Sahabat CAKRAWALA untuk mendukung penerapannya.
BACA JUGA:Tabrak Belakang Elf di Sooko, Guru Asal Mojokerto Tewas
BACA JUGA:Meminimalkan Kerugian Investasi Saham Retail dengan Sains Data
“Jadi, yang ingin kami bangun bukan sekadar teknologi, tetapi sebuah ekosistem yang menghubungkan pembelajaran digital, akses luring, pendampingan, pengembangan potensi, dan kesejahteraan peserta didik,” ujar Haikal.
Gagasan CAKRAWALA disusun Rina Dwi Rahayu, Haikal Oke Wicaksono, dan Agustin Putri Mardiawan dari Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unej. Tim ini meraih Juara 1 Lomba Esai Nasional Physics Education Festival (PHYSFEST) 2026 di Universitas Mataram pada 18–21 September 2026.
Potret CAKRAWALA Interaktif Card sebagai penunjang penggunaan CAKRAWALA Card-Foto : Humas Universitas Jember-
Sementara itu, Tim Logos mengembangkan FUTUREPATH+, sebuah ekosistem pemberdayaan generasi muda yang berfokus pada eksplorasi potensi diri, pengelolaan fokus belajar, dan persiapan menghadapi dunia kerja.