Dwi menambahkan, akibat penghentian sementara tersebut, pendistribusian MBG ke sekolah-sekolah masih tertunda. Ia memperkirakan operasional dan penyaluran makanan bergizi dapat kembali berjalan pada awal pekan depan, setelah seluruh proses pembersihan dan pengecekan selesai dilakukan.
BACA JUGA:KPK Serahkan Hibah Rampasan Barang Negara ke Pemkab Mojokerto dan Pemprov Jatim
BACA JUGA:Prajurit TNI Divisi Infanteri 2 Kostrad Tewas Tertabrak Truk di Mojokerto
Ia juga memastikan sebagian besar peralatan dapur masih dalam kondisi baik. Namun demikian, terdapat beberapa wadah makanan (ompreng) yang dinilai tidak lagi layak pakai dan telah disingkirkan demi menjaga mutu serta keamanan makanan yang akan didistribusikan.