Bukber di Bulan Ramadan antara Berkah atau Menjadi Dosa Terselubung?

Minggu 22-02-2026,16:56 WIB
Reporter : M Nurrur Rohman
Editor : Elsa Fifajanti

4. Ruang Curhat dan Berbagi Relasi

Jarang bertemu karena padatnya kesibukan seseorang, bukber menjadi waktu yang pas untuk bisa mempererat silaturahmi, curhat, dan peluang ide-ide kolaborasi.

Selain sisi baik, ajang bukber juga ada sisi buruknya, diantaranya adalah :

1. Pemborosan Harta dan Ajang Pamer

Karena acara bukber ini identik dengan tempat mewah dan berkelas, serta dengan makanan yang bermacam macam. Bukannya suatu hal untuk mempererat silaturahmi malah menjadikan ajang pamer, adu outfit, dan pemborosan harta yang sangat tidak baik.

2. Mengganggu Fokus Ibadah

Bukber bukannya acara untuk mendapatkan pahala yang banyak kareana ada unsur silaturahmi disana malah menjadikan seseorang lalai dan melewatkan sholat maghrib, isya sampai sholat tarawih. Perbuatan seperti ini justru merusak eksistensi dari bulan Ramadan.


Ajang bukber biasanya sekaligus sebagai ajang reuni.-Foto : Rochman Magang (Chat Gpt)-

3. Risiko pada Kesehatan

Makan yang berlebihan saat berbuka bersama menjadi hal yang kurang baik. Perubahan pola makan yang drastis saat berbuka, terutama mengkonsumsi makanan manis dan berlemak secara berlebihan, dapat memicu gangguan kesehatan.  Jika dilakukan berulang kali, kebiasaan ini berisiko menyebabkan kenaikan berat badan dan gangguan pada kesehatan tubuh.

Bukber bukanlah sesuatu yang sepenuhnya baik atau sepenuhnya buruk. Semua kembali pada niat, cara pelaksanaan, dan keseimbangan antara urusan sosial dan ibadah.

BACA JUGA:Kok Bisa Beroperasi? Dapur SPPG di Gedeg Mojokerto Berdekatan dengan Kandang Ayam

BACA JUGA:Mengapa Ketika Musim Penghujan atau Cuaca Dingin, Cepat Merasa Lapar?

Jika dijalankan dengan sederhana, dan penuh keikhlasan, juga tetap memprioritaskan ibadah, maka bukber dapat menjadi momen yang membawa keberkahan. Namun apabila berlebihan dan melalaikan kewajiban, maka nilai spiritual Ramadan bisa berkurang.

 

Kategori :