Jombang, Diswaymojokerto.id – Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan 2 pohon tukbang di 2 lokasi yang berbeda. Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 18.50 WIB sebelum sholat tarawih pohon tumbang hingga menimpa tiang PLN di Desa Sumbermulyo Kecamatan Jogoroto,
Sedangkan peristiwa berikutnya terjadi sekitar pukul 21.30 WIB di ruas jalan Keplaksari –Rejosopinggir, tepatnya di Desa Morosunggingan, serta di area Kebon Ratu, Keplaksari. Tumbangnya pohon di sejumlah titik tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Informasi yang dihimpun Disway Mojokerto menyebutkan, pohon yang roboh di Desa Sumbermulyo, mengenai tiang listrik (PLN), sehingga menimbulkan kekhawatiran warga sekitar. Karena itu warga segera melaporkan hal tersebut ke PLN dan UPT PJJ Ploso bersama Bidang Bina Marga dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Jombang .
Dua pohon tumbang di 2 lokasi berbeda. Petugas BPBD Kabupaten Jombang evakuasi pohon tumbang yang melintang jalan-dok BPBD Kabupaten Jombang for Disway Mojokerto. -
Mendengar laporan tersebut UPT PJJ Ploso bersama Bidang Bina Marga dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Jombang , langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Sesampaikan di lokasi tersebut, petugas langsung melakukan pemotongan batang dan ranting pohon yang menghalangi badan jalan serta mengamankan area sekitar.
BACA JUGA:Kebakaran Hanguskan Kandang Ayam di Jatirejo Mojokerto, Ribuan Ekor Anak Ayam Terpanggang
BACA JUGA:Gerombolan Gangster Serang Remaja Patrol Sahur di Mojokerto, Motor Sampai Dirusak
Proses evakuasi dan pengamanan juga dibantu oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jombang (BPBD), sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi. Setelah beberapa saat melakukan pemotongan pohon, akhirnya batang pohn bisa dievakuasi dari lokasi tersbet.
Berdasarkan asesmen petugas di lapangan, tumbangnya pohon tersebut murni disebabkan faktor cuaca, yakni hujan dengan intensitas tinggi. ‘’AKibiat hujan dengan intensitas tinggi, tanah di lokasi itu jadi labil dan akar pohon tidak mampu menahan beban pohon,’’ kata petugas, Sabtu, 21 februari 2026, malam.
Setelah proses evakuasi selesai, arus lalu lintas di Desa Sumbermulyo maupun di ruas jalan Keplaksari – Rejosopinggir kembali normal. Pemerintah Kabupaten Jombang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama pada musim penghujan, guna mengantisipasi kejadian serupa yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Petugas Damkar Jombang membantu warga mengambil kunci yang tertinggal di dalam mobil yang terkunci-dok BPBD Kabupaten Jombang for Disway Mojokerto. -
Sementara itu, tim pemadam kebakaran dan penyelamat Pos Damkar Ploso melakukan penanganan evakuasi kunci mobil yang tertinggal di dalam kendaraan. Tindkaan itu dilakukan pada mobil milik seorang warga di wilayah Desa Karangpakis, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang.
BACA JUGA:Mengapa Ketika Musim Penghujan atau Cuaca Dingin, Cepat Merasa Lapar?
BACA JUGA:Tekan Laju Inflasi, Pemkab Jember Gelar Pasar Murah di 3 Pasar
Disebutukan, saat itu, Subroto, 45 tahun, mengalami kesulitan ketika hendak menggunakan kendaraannya. Dia kesulitan membuka pintu mobil karena ternyata kunci mobil beserta barang bawaan miliknya tertinggal di dalam kendaraan yang sudah dalam kondisi terkunci.
Karena tidak bias membuka pintu mobil, akhirnya dia melaporkan kejadian tersebut kepada Pos Damkar Ploso untuk meminta bantuan penanganan. Petugas Pos Damkar Ploso yang menrima laporan itu segera melakukan koordinasi dan melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan sebelum langsung memberangkatkan tim menuju lokasi kejadian.
Setibanya di lokasi, petugas pemadam kebakaran dan penyelamat langsung melakukan proses evakuasi kunci mobil dengan menggunakan peralatan penyelamatan yang tersedia. Dengan telaten petugs mencoba mengambil kunci dari dalam mobil.
Berkat ketrampilan petugas, proses evakuasi dapat dilakukan dengan aman tanpa menyebabkan kerusakan pada kendaraan. Setelah dilakukan penanganan, kunci mobil yang sebelumnya tertinggal di dalam kendaraan berhasil dikeluarkan dan kendaraan dapat kembali digunakan.