BACA JUGA:Raung , Gunung Terekstrem di Pulau Jawa Sekaligus Kaldera Terbesar ke-2 di Indonesia
BACA JUGA:Gorengan 'Sang Juara' Takjil yang Belum Tergantikan, Selalu Dicari saat Berbuka
Polygon tidak hanya populer di Indonesia, melainkan juga dunia. Bahkan , sepeda Polygon tercatat pernah digunakan oleh atlet Downhill kelas dunia, Hutchinson UR Team yang bertanding di UCI DH World Cup pada tahun 2013.
Peralatan olah raga naik gunung dan berbagai perlengkapan olah raga lainnya merk Eiger ini ternyata asli buatan Indonesia-Foto : Hasby Magang-
3.Eiger
Bagi kalian yang gemar naik gunung dan beraktivitas outdoor pasti sudah tidak asing dengan merek ini. Eiger sudah berdiri sejak 1979 dengan menjual peralatan untuk kegiatan outdoor. Misalnya sepatu, sandal, celana, baju, jaket, tas, topi, dan sebagainya.
Bahkan Eiger menerima penghargaan dari pemerintah pada tahun 1992. Saat ini,kamu bisa menemukan produk-produk Eiger di dalam maupun luar negeri,seperti Jepang, Lebanon, Malaysia,dan Filipina.
Jamu herbal yang diproduksi Sidomuncul ini banyak dijual di luar negeri-Foto : Hasby Magang-
4. Tolak Angin
Produk lokal Indonesia yang mendunia selanjutnya adalah Tolak Angin. Tak banyak yang tahu bahwa Tolak Angin pun terkenal hingga mancanegara. Produk herbal andalan PT Sido Muncul ini dapat membantu meringankan gejala flu, tenggorokan gatal, masuk angin, dan menghilangkan rasa lelah pada tubuh.
Sejak dijual secara bebas pada tahun 1951. Tolak Angin sukses menarik perhatian masyarakat. Bahkan, hingga kini Tolak Angin dipercaya sebagai produk herbal untuk kesehatan.
Bahan-bahan yang terkandung di dalamnya merupakan rempah alami yang terbukti berkhasiat, seperti biji adas, daun cengkeh, kayu ules, dan jahe. Herbal yang dibuat oleh Ibu Rahmat Sulistyo ini telah diekspor ke sejumlah negara, seperti Hong Kong, Ameriks Serikat, Belanda, dan Australia.