Dompet Seret Habis Lebaran, Jangan Panik! Ini Tips Biar Nggak Tekor

Kamis 26-03-2026,18:41 WIB
Reporter : Habibul Latif
Editor : Elsa Fifajanti

Mojokerto, diswaymojokerto.id - Euforia Lebaran memang selalu menyenangkan. Mulai dari mudik, bagi-bagi THR, hingga belanja kebutuhan hari raya sering kali bikin hati senang tanpa sadar dompet jadi “menjerit”. Tak sedikit yang baru tersadar kondisi keuangan menipis justru setelah momen Lebaran usai. Lalu, bagaimana cara bertahan sampai gajian berikutnya tanpa harus hidup serba kekurangan?

Kondisi “tanggal tua setelah Lebaran” ini sebenarnya hal yang umum terjadi. Pengeluaran yang membludak, mulai dari transportasi, makanan, hingga keperluan keluarga, membuat anggaran membengkak. Namun, bukan berarti situasi ini tidak bisa diatasi.

Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah mengecek kembali sisa keuangan secara jujur. Catat berapa uang yang masih tersedia dan bandingkan dengan kebutuhan hingga gajian tiba. Dari sini, kamu bisa mulai mengatur prioritas pengeluaran. Dahulukan kebutuhan pokok seperti makan, transportasi, dan kebutuhan penting lainnya.


Memasak sederhana di dapur atau menyiapkan makanan dari sisa bahan Lebaran.-Foto : Habib Magang-

Selanjutnya, mulai tekan pengeluaran yang tidak mendesak. Misalnya, kurangi kebiasaan jajan di luar atau nongkrong yang bisa menguras uang tanpa terasa. Mengganti dengan masak sendiri di rumah bisa jadi solusi hemat yang cukup efektif.

Cara lain yang tak kalah penting adalah memanfaatkan sisa bahan makanan di rumah. Setelah Lebaran, biasanya masih ada stok makanan yang bisa diolah kembali. Kreativitas dalam mengolah makanan bisa membantu menghemat pengeluaran harian.

BACA JUGA:PMI Mojokerto Tangani 23 Kasus di Pos Siaga Mudik Lebaran 2026

BACA JUGA:Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Stasiun Mojokerto Catat 2.247 Penumpang

Jika kondisi benar-benar mendesak, mencari penghasilan tambahan juga bisa jadi opsi. Saat ini banyak peluang pekerjaan sampingan yang bisa dilakukan, baik secara online maupun offline. Mulai dari jualan kecil-kecilan, menjadi reseller, hingga jasa sederhana bisa membantu menambah pemasukan sementara.

Selain itu, hindari kebiasaan gali lubang tutup lubang seperti berutang untuk kebutuhan konsumtif. Hal ini justru bisa memperparah kondisi keuangan di bulan berikutnya. Lebih baik menahan diri sejenak daripada harus terbebani utang.


Seseorang membuka dompet yang hampir kosong atau hanya tersisa sedikit uang.-Foto : Habib Magang-

Terakhir, jadikan pengalaman ini sebagai pelajaran untuk ke depan. Mulai atur keuangan dengan lebih bijak, termasuk menyisihkan dana darurat sebelum momen besar seperti Lebaran tiba. Dengan perencanaan yang matang, kondisi “dompet kritis” bisa dihindari di tahun berikutnya.

Ingat, kunci utama bertahan setelah Lebaran adalah disiplin dan pintar mengatur pengeluaran. Dengan langkah sederhana dan konsisten, kamu tetap bisa menjalani hari-hari hingga gajian tanpa harus merasa bokek berlebihan.

Kategori :