Mojokerto, diswaymojokerto.id – Sebuah truk nopol B 9819 WRU hilang kendali kemudian menabrak pohon di Jalan Raya Desa Modopuro, Mojosari, Mojokerto, Selasa, 25 Agustus 2026 sekitar pukul 00.15 WIB. Akibat kejadian tersebut kernet truk terjepit hingga dievakuasi damkar.
Truk tersebut diketahui dikemudikan Rico Hermasyah S (26) warga Desa Bulucangkring, Jekulo, Kudus, berpenumpang Bimo Setya Aji (21) warga Desa Cendono, Dawe, Kudus.
Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Bernardus Bagas Simarmata menjelaskan, truk tersebut semula melaju dari arah timur ke barat.
"Sesampainya di tempat kejadian, truk tiba-tiba hilang kendali, oleng ke kanan, dan menabrak pohon, sehingga terjadi laka lantas," ucapnya.
BACA JUGA:Muktamar NU ke-35, SMA/SMK Negeri Jatim Disiapkan Jadi Tempat Transit Peserta
BACA JUGA:Rumput Laut Bukan Sekadar Pangan Laut, Potensinya Bantu Atasi PCOS Terungkap
Pihak kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mencari keterangan saksi-saksi.
Proses evakuasi kernet mengalami kendala karena posisi kaki korban terjepit cukup kuat di antara bak belakang dan kabin truk.
Evakuasi dilakukan petugas gabungan dari BPBD Kabupaten Mojokerto, PMI, dan relawan dengan dukungan mobil rescue. Petugas menggunakan sejumlah peralatan khusus untuk membuka ruang di bagian kabin agar korban dapat dikeluarkan.
BACA JUGA:Penghulu Bukan Sekadar Menikahkan, Ini 4 Tugas Penghulu Versi Kemenag RI
BACA JUGA:Mahasiswa KKN Kolaboratif Rampungkan Pendataan Desil 2, Gus Fawait: Kerja Nyata untuk Jember
Akibat benturan keras, pengemudi truk mengalami patah kaki kiri, sementara kernet, Bimo Setya Aji, juga mengalami patah kaki kiri.
Kedua korban segera dievakuasi ke RSUD Prof. dr. Soekandar, Mojosari. Namun, berdasarkan informasi dari rumah sakit, kernet truk meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis.
"Benar salah satunya meninggal dunia," kata Isbatuhul Khoirod, Tim Humas RSUD Prof dr Soekandar.