Omzet Naik Drastis, Nastar Rumahan Ini Laris Hingga Luar Mojokerto

Omzet Naik Drastis, Nastar Rumahan Ini Laris Hingga Luar Mojokerto

Jelang Idul Fitri, Nastar Rumahan Bu Umi di desa Wates Trowulan melonjak dratis omzetnya-Foto : Habib Magang-

Mojokerto, diswaymojokerto.id - Omzet Sasya Cake di Desa Wates, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto melonjak drastis selama Ramadan. Dalam sehari, usaha kue rumahan milik Ny Umi ini mampu meraup Rp3 juta hingga Rp6 juta dari penjualan nastar yang dipasarkan dalam kemasan toples 600 ml seharga Rp60 ribu.

Lonjakan omzet tersebut terjadi seiring meningkatnya permintaan menjelang Hari Raya Idulfitri. Dalam kondisi ramai, Sasya Cake mampu menjual sekitar 50 hingga 100 toples per hari. Angka itu naik signifikan dibanding hari biasa di luar Ramadan yang cenderung lebih stabil.

“Alhamdulillah, setiap Ramadan pesanan selalu naik. Bahkan ada pelanggan dari luar Mojokerto yang ikut pesan lewat reseller,” ujar Umi.

Menurutnya, sebagian pembeli sudah melakukan pemesanan sejak awal bulan puasa untuk menghindari kehabisan stok mendekati Lebaran. Sistem pre-order pun diterapkan agar produksi bisa terkontrol dan kualitas tetap terjaga.


Nastar yang dijual dalam keamsan 600 ml seharga Rp 60 ribu-Foto : Habib Magang-

Usaha yang telah berjalan selama tiga tahun ini dikelola berdua bersama anggota keluarga. Seluruh proses produksi dilakukan di dapur rumah, mulai dari pembuatan adonan, pembentukan, pengisian selai, hingga pengemasan. Meski skala rumahan, dia memastikan standar kebersihan dan kualitas bahan tetap menjadi prioritas utama.

Sasya Cake menghadirkan dua varian andalan, yakni nastar lumer dan nastar klepon. Nastar lumer menjadi favorit pelanggan karena teksturnya lembut dengan isian nanas yang manis dan legit. Olesan kuning telur di bagian atas membuat tampilannya mengilap, ditambah taburan keju yang memberi sentuhan gurih.

BACA JUGA:Setahun Pemerintahan Warsubi – Salman, Refleksi dan Komitmen 'Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua'

BACA JUGA:BI Jatim Luncurkan SERAMBI, Siapkan Rp 24,6 Triliun ULE Jelang Ramadan dan Idulfitri

Sementara itu, nastar klepon menjadi inovasi yang cukup menarik perhatian pasar. Berwarna hijau dengan balutan kelapa parut, varian ini terinspirasi dari jajanan tradisional klepon. Perpaduan aroma pandan dan rasa manis di dalamnya memberikan sensasi berbeda dibanding nastar klasik yang biasa disajikan saat Lebaran.


Penampakan kue nastar produksi bu Umi Trowulan-Foto : Habib Magang-

Pemasaran dilakukan melalui sistem reseller serta penjualan online memanfaatkan media sosial dan pesan singkat. Cara ini dinilai efektif menjangkau pasar lebih luas, tidak hanya di wilayah Mojokerto tetapi juga luar daerah sesuai permintaan konsumen.

BACA JUGA:Pemkot Mojokerto Kembali Gelar Pasar Takjil Ramadan di Pasar Ketidur, Prajurit Kulon

BACA JUGA:Diduga Pengemudi Mengantuk, Truk Boks Muatan Kompresor Terguling di Tol Jombang Mojokerto

Sumber: