68 Mahasiswa Unej Terima Beasiswa BSI, Total Bantuan Rp2,03 Miliar
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNEJ, Dr. Fendi Setiawan, S.H., M.H., menerima secara simbolis BSI Scholarship angkatan 2026 dari Regional CEO BSI Region Office XII Surabaya Bali Nusra, Muhammad Arif Gunawan-Foto : Humas Universitas Jember-
Jember, diswaymojokerto.id - Sebanyak 68 mahasiswa Universitas Jember (Unej) mendapat beasiswa dari Bank Syariah Indonesia (BSI) dengan total bantuan mencapai Rp2,03 miliar. Dukungan ini diharapkan membantu mahasiswa, terutama dari keluarga dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah, tetap melanjutkan kuliah hingga lulus.
Penyerahan simbolis BSI Scholarship angkatan 2026 berlangsung di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat Unej, Selasa 6 Oktober 2026. Beasiswa terdiri atas 48 penerima kategori BSI Inspirasi dan 20 penerima BSI Berdampak. Selain bantuan pendidikan, penerima juga mendapat pembinaan dan pengembangan kapasitas.
BACA JUGA:Ada Arek Mojokerto yang Menjaga Kebugaran Pemain di Balik Kemenangan Timnas PSSI
BACA JUGA:Dapur Rumah Warga di Kutorejo Mojokerto Terbakar, Api Padam dalam 54 Menit
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unej Dr. Fendi Setiawan mengatakan dukungan tersebut penting karena dari sekitar 43.000 mahasiswa Unej, sekitar 43 persen berasal dari latar belakang ekonomi menengah ke bawah. Saat ini, 8.790 mahasiswa telah mendapat dukungan melalui berbagai skema beasiswa.
“BSI menjadi mitra pemberi beasiswa terbesar ketiga di Universitas Jember. Kehadiran BSI Scholarship sangat strategis dalam menjaga keberlangsungan studi mahasiswa kami,” kata Fendi.

Pimpinan UNEJ dan BSI berfoto bersama mahasiswa penerima BSI Scholarship angkatan 2026 di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat UNEJ.-Foto : Humas Universitas Jember-
Ia meminta mahasiswa penerima beasiswa tidak hanya menggunakan bantuan tersebut untuk kebutuhan kuliah, tetapi juga menjaga integritas akademik dan meningkatkan literasi keuangan digital.
Fendi juga mengingatkan mahasiswa agar bijak mengelola keuangan dan menghindari pinjaman online serta judi online. Menurutnya, kerja sama Unej dan BSI juga masih bisa diperluas melalui program pengembangan mahasiswa, seperti Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) dan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa).
BACA JUGA:Aksi Curanmor di Mojokerto Berujung Kejar-kejaran, Satu Terduga Pelaku Ditangkap Warga
BACA JUGA:Kenaikan Harga Daging Ayam Ras, Penyebab IFH Kabupaten Mojokerto Naik
Sementara itu, Regional CEO BSI Region Office XII Surabaya Bali Nusra Muhammad Arif Gunawan menyebut beasiswa tersebut sebagai investasi jangka panjang dalam pengembangan sumber daya manusia.
Menurutnya, dukungan kepada mahasiswa tidak sebatas bantuan dana, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat kesiapan mereka menghadapi dunia industri, baik sebagai pencari kerja maupun pencipta lapangan kerja.
“Penyaluran beasiswa ini tidak berhenti pada nilai nominal rupiah semata, melainkan bagaimana terjadi transfer kerja sama yang memperkuat ekosistem pengembangan mahasiswa agar lebih siap masuk ke dunia industri,” ujarnya.
Sumber:

