ucapan idul fitri 1446 H PT Pabrik Kertas Tjiwi Ki

Dindik Jatim Larang Penahanan Ijazah SMA/SMK Negeri, Tak Boleh Pungut Biaya Apapun

Dindik Jatim Larang Penahanan Ijazah SMA/SMK Negeri, Tak Boleh Pungut Biaya Apapun

Siswa-siswa di sebuah SMA di Kota Mojokerto-Foto : Dinas Kominfo Kota Mojokerto-

Surabaya, diswaymojokerto.id - Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur (Jatim) Aries Agung Paewai memerintahkan semua SMA/SMK Negeri di Jatim agar tidak menahan ijazah muridnya.

Aries menegaskan, ijazah menjadi bagian penting bagi murid untuk melanjutkan pendidikan di jenjang yang lebih tinggi, atau untuk melamar pekerjaan.

“Kami tidak ingin menerima informasi ada penahanan ijazah lagi. Ini sudah bukan zamannya, ijazah ini menjadi hak murid setelah dia menyelesaikan proses pembelajarannya. Jadi sekolah tidak boleh menahan hak yang menjadi milik murid,” katanya, Minggu 13 April 2025

Kadindik menargetkan, akhir bulan April ini tidak ada lagi ijazah murid yang masih tertahan di sekolah. Bahkan untuk memaksimalkan upaya tersebut, ia meminta satuan pendidikan agar jemput bola, dengan mengantarkan ijazah kepada murid secara langsung.

Dindik memastikan, tidak ada pungutan biaya tambahan yang dikeluarkan oleh murid saat mengambil ijazah di sekolah, maupun saat diantarkan ke rumah murid.


Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung P  Foto : istimewa

“Kami minta agar sekolah melakukan pembagian ijazah secara masif dan tidak boleh memungut biaya apapun,” tegas Aries.

Ia berharap, dengan instruksi tersebut, tidak ada sekolah di Jatim yang menahan atau membiarkan ijazah yang masih berada di sekolah, sedangkan murid yang bersankutan sudah lulus.

“Tidak boleh lagi sekolah menahan ijazah karena ada sangkut pautan biaya administrasi yang belum dituntaskan,” ujarnya.

Menyikapi instruksi tersebut, Adi Suprayitno Plt Kepala Cabdindik wilayah Ponorogo-Magetan yang berkoordiansi dengan sekolah di wilayahnya, mendapati masih ada sekolah yang menyimpan ijazah murid.

BACA JUGA:Sebuah Tempat Usaha Krupuk di Mojokerto Terbakar

BACA JUGA:Mensos RI Tinjau Lokasi Usulan Sekolah Rakyat di Mojokerto

Pihaknya kemudian membentuk tim gabungan dari unsur Cabdin dan sekolah untuk membuat pelayanan ijazah. “Sekolah memberikan seluruh ijazah tanpa ada iuran atau pembayaran apapun dan diantar ke rumah siswa atau alumni,” ucapnya.

Selain itu, beberapa sekolah di daerah lain di Jatim juga membuka layanan pengambilan ijazah, seperti di SMAN 2 Malang hingga SMKN Ihya’ Ulumudin Singorujuh, Banyuwangi.

Sumber:

b