Perkuat Desa Wisata Mojokerto, Asidewi Luncurkan Learning Center
Kawasan wisata Sumber Gempong, salah satu potensi desa wisata berbasis alam-Fio Atmaja - Disway Mojokerto-
Mojokerto, Diswaymojokerto.id - Asosiasi Desa Wisata Indonesia (Asidewi) meluncurkan learning center sekaligus mengukuhkan kepengurusan Asidewi Kabupaten Mojokerto periode 2026 - 2028. Acara yang digelar di Pendapa Yayasan Bimasakti Peduli Negeri, di Desa Claket, Kecamatan Pacet, Mojokerto, Kamis 29 Januari 2026, itu menjadi langkah awal penguatan jejaring lintas lembaga dalam pengembangan desa wisata di Indonesia.
‘’Kolaborasi antarpihak menjadi kebutuhan mendesak di tengah tantangan industri pariwisata yang sangat rentan terhadap perubahan kondisi eksternal, seperti cuaca ekstrem dan dinamika ekonomi,’’ kata Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asidewi, Andi Yuwono.
Selain itu, Andi juga menekankan pentingnya kerja sama antarlembaga yang menjadi kebutuhan mendesak. ‘’Agar desa wisata tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang secara berkelanjutan,’’ tambahnya.

Launching Asidewi Learning Center di pendapa Yayasan Bima Sakti Peduli Negeri dihadiri Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa-Fio Atmaja - Disway Mojokerto-
Sementara itu, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra mengapresiasi peluncuran Asidewi Learning Center di wilayahnya. Menurutnya, keberadaan Asidewi sangat strategis dalam memberikan panduan dan pendampingan bagi desa-desa memiliki potensi wisata.
BACA JUGA:Menjelang Ramadan, Pemprov Jatim Upayakan Stabilisasi Harga Pangan Lewat Pasar Murah
‘’Kami berharap Asidewi dapat memberikan panduan dan bimbingan kepada desa-desa agar ke depan menjadi lebih mandiri," ujar Gus Barra sapaan akrab Bupati Mojokerto.
Ia menambahkan, Kabupaten Mojokerto memiliki keragaman potensi wisata, mulai dari alam, religi, budaya, hingga sejarah. Potensi-potensi wisata di tiap desa itu perlu dipetakan dan dikembangkan sesuai karakteristik masing-masing desa.
‘’Kalau unggul di alam, maka dikembangkan sebagai desa wisata alam. Kalau sejarah atau budaya, maka fokus di situ," imbuhnya.

Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa berharap launching Asidewi learning Center bisa meningkatkan potensi desa wisata di Kabupaten Mojokerto-Fio Atmaja - Disway Mojokerto-
Ketua Yayasan Bimasakti Peduli Negeri, Suroto, mengatakan, pihaknya memiliki visi yang sejalan dengan Asidewi, khususnya dalam mendorong kemandirian desa melalui penguatan kapasitas masyarakat. ‘’Asidewi satu visi dengan kami, yaitu berdikari secara sosial dan pendidikan. Karena itu, kami mendukung Asidewi Learning Center sebagai pusat pembelajaran pariwisata desa," ucapnya.
BACA JUGA:Hujan Lebat dan Angin Kencang Tumbangkan Tiga Pohon di Jatirejo Mojokerto
BACA JUGA:Cuaca Ekstrem, Pohon Jati Tumbang Tutup Jalan Raya di Jatirejo Mojokerto
Ia menilai potensi wisata sejarah Mojokerto, khususnya warisan Kerajaan Majapahit, memiliki daya tarik besar untuk dikembangkan sebagai magnet pariwisata nasional hingga internasional. ‘’Kami siap berkolaborasi dalam pengembangan wisata desa, pendidikan, dan penguatan ekonomi masyarakat,’’ pungkasnya.
Sebagai wujud konkret kolaborasi tersebut, Asidewi bersama mitra mendirikan Asidewi Learning Center Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Asidewi Learning Center tersebut sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia desa wisata nasional.
Pusat pembelajaran ini menerapkan metode terpadu melalui kombinasi teori di kelas dan praktik langsung di desa-desa wisata sekitar Pacet, Mojokerto, dengan pendekatan learning by doing. ‘’Dengan learning by doing, desa wisata diharapkan bisa lebih cepat berkembang,’’ tuturnya.
Sumber:
