Akselerasi Digitalisasi Pajak, Pembak Jember Gelar Bimtek e-BPHTB untuk Operator Kelurahan
Pemkab Jember menggelar bimtek e-BPHTB untuk operator kelurahan di Kecamatan Sumbersari-Dok Bapenda - Kominfo Kabupaten Jember for Disway Mojokerto-
Jember, Diswaymojokerto.id - Pemerintah Kabupaten Jember menggelar bimtek e-BPHTB utnuk operator pajak di kelurahan. Hal sebagai langkah penguatan kapasitas operator di kelurahan dalam memberikan pelayanan.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jember, Achmad Imam Fauzi, mengatakan, Pemkab Jember terus berkomitmen memodernisasi layanan publik melalui transformasi digital. ‘’Salah satunya dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Pembaruan e-BPHTB bagi operator kelurahan di seluruh wilayah Kabupaten Jember,’’ katanya, Sabtu, 31 Januari, 2026.
Bimtek sudah dilakukan dengan dihadiri Kasi Pemerintahan dan Pelayanan Umum atau staf yang membidangi di 22 (dua puluh dua) Kelurahan se-Kabupaten Jember. Disebutkan, dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember.

Bapenda Kabupaten Jember menggelar bimtek untuk operator kelurahan-Dok Bapenda - Kominfo Kabupaten Jember for Disway Mojokerto-
Imam Fauzi menambahkan, bimtek tersebut menjadi momentum krusial untuk menyelaraskan pemahaman teknis para garda terdepan pelayanan pajak daerah. ‘’Ini tentu seiring dengan adanya pembaruan pada sistem Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB),’’ tuturnya.
BACA JUGA:Warga Kota Mojokerto Lestarikan Tradisi Nyadran
BACA JUGA:Darurat Pencemaran Gili Iyang, LaNyalla:Lindungi Paru-Paru Dunia dari Tumpahan Minyak
Dalam bimtek tersebut para peserta dibekali materi komprehensif yang dirancang untuk menjawab tantangan administratif di lapangan. Fokus utama pembahasan meliputi Integrasi Regulasi Terbaru, Penyesuaian aturan dan alur pelayanan BPHTB sesuai kebijakan daerah terkini untuk menjamin kepastian hukum.
Selain itu ada bedah Fitur e-BPHTB, yakni pengenalan wajah baru aplikasi yang lebih intuitif, fitur-fitur mutakhir, serta penguatan sistem validasi data guna mencegah redundansi. Juga ada standardisasi verifikasi berupa enajaman prosedur mulai dari tahap penerimaan berkas, pengecekan kelengkapan, hingga proses persetujuan (approval) digital di level kelurahan.
Selain itu juga dilakukan simulasi dan mitigasi kendala berupa simulasi intensif dengan menggunakan studi kasus nyata. ‘’Peserta dilatih menangani berbagai skenario input data guna meminimalkan risiko human error.’’ Tuturnya.

Operator kelurahan di Kabupaten Jember mengikuti bimtek e-BPHTB untuk peningatankapasitas-Dok Bapenda - Kominfo Kabupaten Jember for Disway Mojokerto-
Selain itu, juga diberikan sesi khusus penanganan kendala teknis (troubleshooting) untuk memberikan solusi cepat saat terjadi gangguan sistem atau kesalahan sinkronisasi data antar instansi. ‘’Bimtek bukan sekadar pelatihan teknis, tapi juga sebagai langkah nyata mewujudkan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan bebas pungli melalui sistem yang terintegrasi,’’ jelasnya.
BACA JUGA:134 Atlet Jatim Peraih Medali Sea Games 2025 Peroleh Bonus dari Pemprov Jatim
BACA JUGA:Darurat Pencemaran Gili Iyang, LaNyalla:Lindungi Paru-Paru Dunia dari Tumpahan Minyak
Dia juga menyebutkan, bimtek yang dilakukan agar petugas bisa memberikan pelayanan cepat. ‘’Dengan pelayanan yang cepat, tepat, dan akurat, otomagtis bisa meningkatkan PAD,’’ tambahnya lagi.
Imam Fauzi juga mnandaskan, melalui penguatan kapasitas ini, Pemerintah Kabupaten Jember memproyeksikan empat capaian utama, yakni Kemahiran Operator, Kualitas Pelayanan, Tertib Administrasi, dan Optimalisasi Pendapatan. ‘’Personel diharapkan mampu mengoperasikan sistem dengan presisi dan efisiensi tinggi,’’ tuturnya.
Untuk Kualitas Pelayanan, masyarakat bisa mendapatkan kepastian waktu dan kemudahan dalam pengurusan pajak. Sedangkan pada tertib administrasi, endataan aset dan transaksi tanah menjadi lebih rapi dan terkoneksi secara digital.
Dengan demikian akan bisa dicapai optimalisasi pendapatan, yakni peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor BPHTB yang lebih terukur. ‘’Ini sekaligus mempertegas posisi Kabupaten Jember sebagai daerah yang serius mengadopsi ekosistem digital untuk mendukung kemajuan daerah dan kesejahteraan warganya,’’ sahutnya.
Sumber:

