Cuaca Ekstrem, Longsor dan Pohon Tumbang Landa Dua Titik di Trawas Mojokerto
Longsor melanda jalan di Desa Selotapak, Trawas, Mojokerto.-Foto : istimewa-
Mojokerto, Diswaymojokerto.id – Cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang melanda Kabupaten Mojokerto pada Kamis, 5 Februari 2026 sekitar pukul 17.00 WIB, menyebabkan bencana tanah longsor dan pohon tumbang di dua titik berbeda di Kecamatan Trawas.
Berdasarkan pantauan aplikasi BMKG Juanda, hujan deras memicu dua kejadian terpisah. “Ada dua titik longsor dan pohon tumbang di Kecamatan Trawas akibat cuaca ekstrem tersebut,” jelas Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim, Jumat, 6 Februari 2026.
Kejadian pertama adalah tanah longsor di Dusun Jaten, Desa Selotapak, yang menutup separuh jalan dengan material setebal 150 cm, tinggi 6 meter, dan panjang 4 meter.

Petugas dari BPBD Kabupaten Mojokerto membersihkan longsoran-Foto : istimewa-
Kejadian kedua juga tanah longsor dan tumbangnya beberapa pohon di Petak 17A RPH Trawas, Desa Kedungudi. Material longsor di lokasi ini memiliki ketebalan 2 meter, tinggi 5 meter, dan panjang 4 meter, disertai pohon jenis Nyampo dan Waru serta bongkahan kayu yang tumbang.
BACA JUGA:Mesin Cuci di Dalam Rumah Warga di Pungging Mojokerto Terbakar
BACA JUGA:Timnas Indonesia 'Garuda' Tumbangkan Jepang, Melaju ke Final Piala Asia Futsal 2026
Proses evakuasi yang melibatkan gabungan BPBD Kabupaten Mojokerto, FPRB, DPUPR, TNI/Polri, Perhutani, KSB, dan warga setempat berjalan cepat.
“Semua material longsor dan pohon tumbang berhasil dievakuasi. Kondisi jalan kembali normal,” pungkasnya.
Sumber:


