Pengendara Motor Meninggal Usai Tabrak Material Proyek di Dlanggu, Mojokerto

Pengendara Motor Meninggal Usai Tabrak Material Proyek di Dlanggu, Mojokerto

Lokasi material proyek berada di Jalan Raya Desa Pohkecik, Dlanggu, Mojokerto.-Fio Atmaja - Disway Mojokerto-

 

Mojokerto, Diswaymojokerto.id – Seorang pengendara sepeda motor perempuan, Agustin Setyarini (23), meninggal dunia setelah menabrak material proyek di Jalan Raya Desa Pohkecik, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto. Kecelakan tersebut terjadi Senin, 9 Februari 2026  sekitar pukul 20.00 WIB.

Belum diketahui secara persis bagaimana peristiwa itu terjadi, warga setempat hanya mendengar suara benturan dan jatuh kendaraan bermotor di lokasi kejadian. Korban yang warga Desa Blimbingsari, Kecamatan Sooko, tersebut, mengendarai sepeda motor Honda bernopol S 2756 NCJ dari arah Bangsal menuju Dlanggu.

Warga menduga korban tidak menyadari keberadaan tumpukan batu proyek di bahu jalan karena suasana di lokasi tidak begitu terang, bahkan cenderung gelap. ‘’Kondisi jalan memang gelap. Korbannya nabrak batu proyek itu,’’ ujar Linda, warga setempat.

Dia menyebutkan, sebenarnya pihak pelaksana proyek sudah memasang rambu peringatan ada kegiatan pembangunan di lokasi itu. Hanya saja karena kondisi gelap, keberadaan rambu-rambu itu kurang bisa terlihat.

BACA JUGA:Hadiri Haul ke 80 KH Nawawi, Wawali Mojokerto Ajak Teladani Nilai Perjuangan Ulama

BACA JUGA:Masa Jabatan 258 Kades di Mojokerto Akan Berakhir Tahun 2027

Ditambahkan juga, rabu-rambu yang dipasang di lokasi itu serin ditabrak pengendara yang lewat di tempat tersebut. ‘’Rambu itu berulangkali ditabrak, kemudian dipasang lagi. Tapi setelah itu rambu yang terpasang itu ditabrak lagi, diperbaiki dan dipasang lagi,’’ jelasnya.

Dia mengatakan, sepengetahuan dia, kecelakaan di tempat bukan hanya sekali, tapi sudah beberapa kali terjadi kecelakaan di tempat itu. ‘’Rambu peringatan yang dipasang itu sering ditabrak, dibenahi dan dipasang lagi. Itu sampai terjadi 6 kali ini,’’ ungkapnya.

Warga setempat menyampaikan dugaan kondisi penerangan yang minim sehingga tidak bisa melihat jalan dengan jelas.Rambu yang terpasang juga kurang efektif karena kurang terlihat sehingga justru rambu rambu peringatan sering tertabrak kendaraan.

Mengenai kecelakaan yang terjadi Senin malam itu, warga yang mnegetahui peristiwa itu segera berusaha menghubungi petugas.  Tak berapa lama datang ambulan dari relawan ISM dan mengevakuasi korban. Korban diduga meninggal di tempat kejadian dengan luka luka parah di bagian kepala.

BACA JUGA:Beberapa Tradisi Unik Masyarakat Sambut Ramadan

BACA JUGA:Ruwat Desa Bicak Trowulan Mojokerto, Kearifan Lokal Mewujudkan Rasa Syukur

Dari pemeriksan di lokasi, korban dinyatakan meninggal di tempat kejadian dan jasadnya dievakuasi oleh relawan ISM dan warga. Jasad kemudian dibawa ambulans menuju Kamar Jenazah Rumah Sakit Sumber Glagah, Pacet, Mojokerto.

Sumber: