Tim FKIP UNEJ Juara 1 di LETIN 7 Lewat Guardian Mitigation Card Berbasis AR 3D
Tim Mahasiswa FKIP Unej juara 1 dalam ajang LETIN 7 (Lomba Essay Tingkat Nasional ke-7) di Yogyakarta-Dok Humas Unej for Disway Mojokerto-
Jember, Diswaymojokerto.id – Tim mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jember (UNEJ) sukses menyabet gelar Juara 1 dalam ajang LETIN 7 (Lomba Essay Tingkat Nasional ke-7) yang diselenggarakan oleh Komunitas Nusantara Muda di Jogjakarta. Pada acara yang digelar bekerja sama dengan Universitas Janabadra itu, tim mahasiswa FKIP diwakili Naufal Maulana Meidiyanto, Widya Sinshalata, dan Mesbaretha Gavin Dava Hosek.
Dalam kompetisi tersebut, tim FKIP UNEJ mengusung karya ‘GUARDIAN MITIGATION CARD: Game Aksi AR 3D Urgensi Media Edukasi Antisipasi Bencana Abrasi di Puger Kabupaten Jember. Inovasi ini lahir dari keresahan mereka terhadap kondisi pesisir di Puger yang kian terancam abrasi akibat sampah dan rusaknya terumbu karang.
Menurut Naufal, tumpukan sampah di pesisir menjadi pembunuh senyap. ‘’Kerusakan terumbu karang memperparah risiko abrasi. Melalui ajang ini, kami ingin menghadirkan media pembelajaran yang inovatif sebagai bekal pendidikan dini akan kesadaran lingkungan,’’ katanya, Rabu, 4 Maret 2026.

Modul pembelajaran hasil inovasi tim Mahasiswa FKIP Unej yang berhasil meraih juara 1 dalam ajang LETIN 7 (Lomba Essay Tingkat Nasional ke-7)-Dok Humas Unej for Disway Mojokerto-
Naufal Maulana Meidiyanto yang menjadi ketua tim, menjelaskan berangkat dari persoalan tersebut, dia dan tim menawarkan solusi edukatif berupa perpaduan permainan papan (board game) ular tangga dengan teknologi AR 3D. Permainan itu dilengkapi kartu materi dan soal yang dapat diakses melalui QR Code.
BACA JUGA:Rampas dan Jual Mobil Debitur di Mojokerto, Tiga Debt Collector Diringkus Polisi, Satu Masih Buron
BACA JUGA:Greenhouse Berhantu, Lampu Menyala Sendiri, dan Penjaga pun Kabur
‘’Media ini kami rancang agar pembelajaran mitigasi bencana menjadi lebih interaktif dan menyenangkan. Melalui kolaborasi dengan Kemendikdasmen, inovasi ini dapat dimanfaatkan secara gratis oleh guru di seluruh Indonesia,’’ sahutnya.
Dia menuturkan, kemenangan yang diraih pada 14 Februari 2026 ini memiliki cerita unik di balik layar. Pada saat presentasi final di Yogyakarta, formasi tim tidak lengkap karena salah satu anggota, Mesbaretha Gavin Dava Hosek, sedang menunaikan ibadah umrah di Arab Saudi.
‘’Meski terpisah jarak ribuan kilometer, komitmen Gavin tidak surut. Ia terlibat aktif sejak penyusunan prototipe hingga penyempurnaan visualisasi AR 3D. Jarak tidak mengurangi komitmen kami,’’ tutyurnya.

Saat umroh, anggota tim mahasiswa FKIP membawa foto tim yang ikut lomba di ajang LETIN 7 (Lomba Essay Tingkat Nasional ke-7)-Dok Humas Unej for Disway Mojokerto-
Meski berada di Makkah, tambahnya, Gavin tetap membersamai melalui dukungan dan doa. ‘’Mungkin doa yang dipanjatkan langsung oleh Gavin di depan Ka’bah itu menjadi kunci tambahan hingga kami bisa menjadi juara pertama,” paparnya sembari mengenang momen haru tersebut.
BACA JUGA:Hujan Angin, Dahan Trembesi Patah Timpa Tempat Cuci Motor di Mojokerto
BACA JUGA:Pemenuhan Kebutuhan Air Masyarakat, Lapas Mojokerto Gagas Pembangunan Sumur Bor di Desa Mlirip
Dijelaskan, dalam proses penyusunan karya, tim melakukan analisis terlebih dahulu untuk membuat peta konsep yang berisikan garis besar pembahasan dan urgensi karya. Data dikumpulkan dari berbagai sumber terpercaya.
Kemudian dibandingkan dengan fakta lapangan agar relevan dan akurat. ‘’Selanjutnya, tim mulai melakukan penyusunan esai dengan menggunakan metode analisis yang tepat untuk memastikan pembahasan tersusun secara sistematis dan mudah dipahami,’’ ungkapnya
Dia mengakui beberapa tantangan juga menyelimuti perjalanan tim FKIP UNEJ. ‘’Tantangan terbesar dalam proses ini adalah merealisasikan prototipe, khususnya pada tahap pembuatan visualisasi AR 3D yang membutuhkan ketelitian dan waktu cukup Panjang,’’ paparnya.
Meski demikian, sahutnya lagi, kerja sama dan kekompakan yang kuat menjadi kunci keberhasilan mereka dalam meraih kemenangan ini. ‘’Proses ini tak semudah membalikkan tangan. Lakukan dari hal yang paling kecil dengan cara teguhkan hati dan harus berkomitmen untuk satu tujuan,’’ jelasnya.
BACA JUGA:Rampas dan Jual Mobil Debitur di Mojokerto, Tiga Debt Collector Diringkus Polisi, Satu Masih Buron
Selain itu, komunikasi dan relasi sangat penting dan memegang peranan cukup besar. Hal itu karena bisa membuka cakrawala baru. ‘’Cari judul yang inovatif, perbanyak membaca, karena kunci menulis adalah membaca,’’ ungkapnya.
Sumber:

