Ikut Jambore Potensi SAR, BPBD Jember Tingkatkan Kapasitas Personil
BPBD Kabupaten Jember mengirim tim dalam Jambore Potensi SAR untuk meningkatkan kapasitas personil-dok BPBD Kab Jember for Disway Mojokerto-
Jember, Diswaymojokerto.id – BPBD Kabupaten Jember terus berusaha memperkuat kapasitas personilnya untuk meningkatkan ketrampilan dan skill penanganan kebencanaan. Karena itu, BPBD juga mengirim personil pada Jambore Potensi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (SAR) 2026 di Banten.
Kalaksa BPBD Jember, Edy Budi Susilo, mengatakan, meskipun di wilayah Kabupaten Jember banyak kejadian kedaruratan terkait cuaca, pihaknya tetap mengiri personil dalam Jambore Potensi SAR 2026. ‘’Kami ingin skill personil terus bertambah, juga meningkatan wawasan dan memperkuat jejaring nasional penanganan kebencanaan,’’ katanya, Senin 16 Februari 2026
Disebutkan, Jambore Potensi SAR 2026 di Banten dilaksanakan Sabtu, 14 Februari 2026, di Kawasan Green Belt Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Banten. Ini sebagai salah satu upaya penguatan kapasitas, koordinasi, dan sinergi seluruh potensi SAR dari berbagai daerah di Indonesia.

Tim BPBD Kabupaten Jember mengikuti Jambore Potensi SAR di Banten-dok BPBD Kab Jember for Disway Mojokerto-
Dengan ikut jambore, tambahnya, pihaknya bisa memperluas jaringan dari berbagai potensi penanganan kebencanaan secara nasional. Karena jambore Potensi SAR diikuti oleh unsur pemerintah daerah, relawan, instansi vertikal, serta organisasi kemanusiaan dari berbagai provinsi.
BACA JUGA:Tiga Ide Usaha Ternak Rumahan dengan Modal Rp 500.000
BACA JUGA:5 Takjil Sehat untuk Berbuka Puasa, Nikmat dan Tetap Menjaga Tubuh Bertenaga
‘’Keikutsertaan tim kami merupakan bagian dari komitmen daerah dalam mendukung penguatan sistem pencarian dan pertolongan nasional. Ini sesuai dengan misi penanganan kebencanan yang dicanangkan bupati,’’ sahutnya.
Edy menyampaikan, pihaknya ingin meningkatkan kompetensi teknis, kesiapsiagaan, serta memperkuat jejaring kerja antar potensi SAR se-Indonesia. ‘’Dengan mengirim kontingen ke Jambore Potensi SAR, ada berbagai pengalaman yang bisa didapat, terutama jejaring dan peningkatan skil personil,’’ tuturnya.
Pada jamboree tersebut peserta juga mengikuti berbagai workshop peningkatan kapasitas, antara lain pelatihan K9 (Search and Rescue Dog). Ada juga workshop Safety K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), serta pelatihan Basic Life Support (BLS) dari Kementerian Kesehatan.
Selain pelatihan, tambah Edy, jambore juga menjadi ajang silaturahmi dan pertukaran pengalaman antar potensi SAR dari seluruh Indonesia. ‘’Inilah nilai positif mengikuti jamboree, selain menambah jejaring, juga mandapat berbagai pengalaman Bersama kontingen dari daerah lain,’’ ungkapnya lagi.
BACA JUGA:Pecah Ban Belakang, Pikap Muatan Durian Terguling di Tol Mojokerto Surabaya
BACA JUGA:Satu Sendok Sejuta Manfaat: Alasan Mengapa Minyak Zaitun Jadi Tren Kesehatan Baru
Sekedar informasi, dalam Jambore Potensi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (SAR) 2026, juga diisi evaluasi dan briefing sebagai persiapan menghadapi kegiatan lomba Fun Run dan Water Rescue. Dia berharap tim yang berangkat makin terasah dan meningkat kemampuannya, baik dari sisi teknis, mental, maupun koordinasi lapangan.
Ditambahkan, keikutsertaan aktif dalam kegiatan nasional ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat kesiapsiagaan daerah menghadapi potensi kedaruratan dan bencana. Sinergi yang terbangun antar potensi SAR diharapkan mampu mempercepat dan meningkatkan kualitas pelayanan pencarian dan pertolongan kepada masyarakat.
Sumber:




