KAI Daop 8 Surabaya Siagakan 1.013 Petugas untuk Kelancaran Angkutan Lebaran 2026

KAI Daop 8 Surabaya Siagakan 1.013 Petugas untuk Kelancaran Angkutan Lebaran 2026

KAI Daop 8 Surabaya Pastikan Keandalan Rel dan Jembatan Jelang Angkutan Lebaran 2026-Foto : Humas PT KAI Daop 8 Surabaya-

Surabaya, diswaymojokerto.id - Menjelang masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui KAI Daop 8 Surabaya menyiapkan tambahan personel untuk memperkuat pengamanan operasional selama periode Lebaran. Total sebanyak 1.013 petugas disiagakan, terdiri dari 856 petugas reguler dan 157 petugas ekstra.

Petugas tambahan tersebut meliputi 40 petugas pemeriksa jalan (PPJ) ekstra, 106 petugas penjaga perlintasan (PJL) ekstra untuk mengantisipasi perlintasan sebidang tidak terjaga dengan lalu lintas kendaraan yang padat, serta 11 petugas jaga daerah (PJD) ekstra di lokasi Dapsus yang membutuhkan pengawasan tambahan.

Selain itu PT KAI Daop 8 Surabaya memastikan seluruh prasarana jalan rel dan jembatan berada dalam kondisi aman dan andal.

Kesiapan ini dilakukan untuk menjamin keselamatan serta kelancaran perjalanan kereta api selama periode arus mudik dan balik Lebaran yang diperkirakan mengalami peningkatan volume penumpang.


PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya menggelar kegiatan Safari Ramadan yang dirangkaikan dengan pengecekan lintas dari Stasiun Surabaya Gubeng hingga Stasiun Mojokerto.-Foto : Humas PT KAI Daop 8 Surabaya-

Wilayah operasional Daop 8 Surabaya mencakup lintas sepanjang 578,396 kilometer spoor (Kmsp) dengan total 1.118 unit jembatan. Infrastruktur tersebut terdiri dari 211 jembatan kelas I, 161 jembatan kelas II, serta 746 jembatan kelas III yang seluruhnya menjadi fokus pemeriksaan dan pemeliharaan intensif.

BACA JUGA:Cek Narkoba, Anggota Polres Mojokerto Kota Jalani Tes Urine dan Pemeriksaan Senpi

BACA JUGA:Diklat Ramadan 2026, UNIM Gaungkan Tema Kebersamaan untuk Mahasiswa Semester Akhir

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, Kamis 5 Maret 2026 mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai langkah untuk memastikan seluruh prasarana siap mendukung operasional kereta selama periode Lebaran.

“Pemeriksaan dan pemeliharaan kami lakukan secara intensif, baik rutin maupun preventif, pada seluruh lintas termasuk jalan rel, jembatan, dan bangunan pelengkap lainnya. Setiap komponen kami periksa secara detail mulai dari sambungan rel, bantalan, wesel, drainase hingga struktur utama jembatan agar aman dilalui kereta api,” ujarnya.


Stasiun Kereta Api Mojokerto-Foto : Fio Atmaja-

Dalam pelaksanaannya, tim prasarana KAI menerapkan tiga metode perawatan utama, yakni perawatan rutin yang dilakukan secara berkala sesuai jadwal, perawatan preventif untuk mencegah potensi kerusakan, serta perawatan korektif guna memperbaiki kerusakan yang telah teridentifikasi. Pendekatan ini dilakukan untuk meminimalkan potensi gangguan sejak dini.

BACA JUGA:Pastikan Layanan Kesehatan Optimal, Dinkes Jatim Siapkan 230 Pos Kesehatan di Sepanjang Jalur Mudik

BACA JUGA:Budaya RT Berseri Bukan Lomba, tetapi Gerakan Perubahan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

Sumber: