* Perubahan suasana hati: Mudah marah, sedih, atau cemas.
* Penurunan motivasi: Kehilangan minat pada aktivitas yang biasanya dinikmati.
* Gangguan tidur: Sulit tidur atau tidur tidak nyenyak.
* Sakit kepala atau nyeri otot: Gejala fisik yang muncul akibat stres dan ketegangan.
* Menarik diri dari sosial: Menghindari interaksi dengan orang lain.
Ilustrasi pikiran yang lelah-Foto : Pinterest (Pita)-
Dampak Lelah Mental
Jika tidak ditangani, lelah mental dapat berdampak negatif pada berbagai aspek kehidupan, antara lain:
* Kesehatan fisik: Meningkatkan risiko penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan gangguan pencernaan.
* Kesehatan mental: Memicu atau memperburuk gangguan kecemasan, depresi, dan gangguan bipolar.
* Hubungan: Menyebabkan konflik dan ketegangan dalam hubungan dengan orang lain.
* Produktivitas: Menurunkan kinerja di tempat kerja atau sekolah.
* Kualitas hidup: Mengurangi kemampuan untuk menikmati hidup dan merasa bahagia.
Ilustrasi lelah mental-Foto : Pinterest (Pita)-
Ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengatasi lelah mental, antara lain:
* Istirahat yang cukup: Tidur yang cukup dan berkualitas sangat penting untuk memulihkan energi mental dan emosional.