Mojokerto, Diswaymohokerto.id – Akses jalan alternatif Pacet-Batu via Cangar hingga Jumat, 28 November 2025 masih tetap ditutup menyusul assessment kondisi tanah pasca-longsor di Blok Kutukan Sendi, Desa Pacet, yang terkendala cuaca dan diperkirakan tanah masih labil.
Proses asessment oleh tim BPBD Provinsi Jawa Timur sempat tertunda akibat hujan dan kondisi lapangan yang tidak memungkinkan.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim mengatakan, assessment yang dijadwalkan pada Rabu, 26 November 2025 terpaksa diundur akibat kondisi cuaca yang tidak memungkinkan.
"Hari ini tim BPBD Provinsi Jatim masih proses melakukan asessment lagi. Untuk hasil belum keluar," katanya, Jumat, 28 November 2025.
Longsor terjadi di jalur alternatif Pacet - Batu via Cangar, Senin, 24 November 2025.-Foto : Fio Atmaja-
Meski ruas jalan provinsi tersebut telah bersih dari material longsor, Khakim menegaskan bahwa pembukaan jalur masih menunggu kepastian keamanan dari tim ahli. Longsoran dengan panjang 15 meter, ketinggian tebing 70 meter, ketebalan material 1,5-2 meter, dan kemiringan 90 derajat tersebut masih dianggap labil.
"Kami juga menunggu tim BPBD Jatim untuk melakukan asesmen kondisi tanah di lokasi. Kalau dinyatakan aman, kami akan berkoordinasi dengan stakeholder untuk kembali membuka jalur," pungkasnya.
BACA JUGA:Pria di Mojokerto Dikeroyok 4 Orang Tidak Dikenal Saat Beli Kopi di Angkringan
BACA JUGA:Tercium Bau dan Kecut, Sekolah di Kota Mojokerto Kembalikan Menu MBG
Diberitakan sebelumnya, hujan deras yang mengguyur kawasan Blok Kutukan Sendi, Desa Pacet, Mojokerto, mengakibatkan tebing di sisi barat jalan penghubung Pacet-Batu longsor pada Senin, 24 November 2025 pukul 14.00 WIB.
Akibatnya, jalur transportasi tersebut terpaksa ditutup total sementara hingga proses evakuasi material longsor selesai.