Mojokerto, Diswaymojokerto.id – Wahana Edukasi Harapan Semesta (WeHasta) terus gencarkan kegiatan memelihara sumber mata air. Tidak hanya itu, organisasi yang berpusat di DEsa Trawas, Kecanmatan Trawas, Kabupaten Mojokerto itu juga menanam bibit pohon beringin di dekat lokasi sumber mata air.
Direktur Wahana Edukasi Harapan Semesta (WeHasta), Sisyantoko, mengatakan, aksi pemeliharaan sumber mata air tersbeut dilakukan untuk menjjaga keberlangsungan mata air. ‘’Kalau tidak dilakukan pemeliharaan, aliran air dan sumber mata air bisa terhambat dan bisa menutup sumber air.
Dia mengatakan, beberapa langkah yang dilakukan adalah melakukan pemeliharaan aliran di dekat lokasi sumber mata air. Kemudian membuatkan semacam embung di dekat lokasi tersbeut untuk mengumpulkan air yang keluar dari sumber mata air.
WeHasta melakukan penanaman bibit pohon Beringin di sekitar lokasi sumber mata air-dok WeHasta for Disway Mojokerto-
Dari embung kecil itu kemudian air dialirkan ke tempat yang lebih rencah melalui saluran air yang dilaalui mata air tereebut. ‘’Ada alur aliran air dari embung ke lokasi yang lebih rendah. Kami salurkan aliran air melalui saluran itu,’’ tambahnya.
BACA JUGA:Konsumsi Kurma Muda, Manfaatnya Antara Mitos dan Fakta
BACA JUGA:Wisata Alam Sumbergempong, Instagramable dan Edukasi yang Jadi Favorit Warga Mojokerto
Tak hanya membuat embung kecil untuk mengumpulkan air dari sumber mata air. Dia Bersama WeHasta dan komunitas peb=giat lingkungan juga melakuan penanaman pohn di sekitar lokasi sumber mata air
‘’Ini juga untuk menjaga keberlangsungan keberadaan mata air. ‘’Karena air sebaai suber kehiduoan dan harus dijaga terus keberadaannya. Kami berusaha terus enjaga sumber mata air agar tidak mati,’’ sahutnya.
Sumber mata air yang sudah dilakukan dantaranya sumber mata air Sumber Dali dan Sumber Macan, keduanya berada di Kecamatan Trawas. Di Sumber Dali, dia melibatkan anak-anak untuk melakukan penanaman bibit pohon.
Sumber mata Air Sumber Macan yang juga dirawat WeHasta bersama komunitas dan masyarakat-dok WeHasta for Disway Mojokerto-
‘’Ini sebagai salah satu upaya kami memberikan edukasi kepada anak-anak agar peka terjadap lingungan dan ikut menjaga keberadaan mata air. Kami juga memberikan edukasi dan mengajak berbagai komunitas untuk menjaga keberadaan sumber mata air,’’ tambahnya.
BACA JUGA:Pemilahan Sampah Sejak dari Rumah, Bisa Hilangkan Bau Menyengat
BACA JUGA:Beberapa Tradisi Unik Masyarakat Sambut Ramadan
Upaya edukasi dilakukan dengan menunjukkan lokasi sumber mata air kemudian memberikan pemahaman mengenai keberadaan sumber mata air dan pengaruhnya pada bidang di kawasan itu dan kawasan di wilayah yang lebih rendah. Hal itu agar sumber mata air terus menjadi perhatian dan terus dipeliara.
‘’Banyak kalangan yang datang ke kami kemudian kami kenalkan mengenai pemeliharaan lingkungan, mulai pengenalan sumber mata air, embung, penenaman bibit pohon, sampai menjaga lingkungan agar terbebas dari sampah,’’ tuturnya.