Pesantren ini menggunakan kurikulum pembelajaran yang menggabungkan elemen-elemen dari kurikulum nasional Indonesia dengan kurikulum internasional. Kurikulum internasional yang diterapkan disesuaikan dengan kurikulum yang digunakan di Universitas Al Azhar di Kairo, Mesir.
Setiap kelas di Pondok Pesantren ini terdiri dari maksimal 27-30 santri. Kelas dipisahkan antara putra dan putri. Santri diwajibkan menggunakan bahasa Arab dan Inggris dalam kehidupan sehari-harinya. Ini mencerminkan komitmen untuk mengembangkan kemampuan bahasa Arab dan Inggris santri.
Sistem pembelajaran yang beragam ini menciptakan lingkungan belajar yang mendukung para santri, tidak hanya memperoleh pengetahuan akademis, tetapi juga mendalami agama.
Ponpes Al Multazam -Foto : Hasby Magang-
2. Pondok Pesantren Al Multazam
Pondok Pesantren Al Multazam terletak di jalan Kepuhanyar 24 Kepuhanyar, Mojoanyar (Pondok Putri) dan jalanPertanian 01 Sambiroto, Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
Didirikan oleh KH Makiinuddin Qomari. Dalam mengembangkan pendidikan di dalam Pesantren, Al-Multazam menerapkan sistem terpadu antara salaf dan modern. Hal ini dilakukan agar Pondok Pesantren ini tetap relevan dengan kondisi zaman yang terus berkembang.
BACA JUGA:13 Kunci Hidup Sehat ala Rasulullah SAW yang Mudah Dilakukan
BACA JUGA:Gelar Asistensi dan Reviu LPPD 2026, Pemkot Mojokerto Kejar Peningkatan Capaian Kinerja
Namun demikian, tetap berpegang pada prinsip mempertahankan tradisi lama yang masih eksis, dan mengambil tradisi baru yang lebih relevan. Sehingga terus berupaya maju dan lebih baik.
Pada tahun pelajaran 2014/2015, Yayasan Pondok Pesantren Al-Multazam tercatat memiliki pendidikan formal yang meliputi PG/TK SMP, MTs, SMA, dan nonformal yang meliputi madrasah Diniyah, Murottilil Qur’an dan Lembaga Pengembangan Bahasa Asing.
Pondok Pesantren Nurul Islam-Foto : Hasby Magang-
3. Pondok Pesantren Nurul Islam.
Pondok Pesantren Nurul Islam memilik dua lokasi utama di desa Jabontegal, Kecamatan Pungging. Kabupaten Mojokerto (pondok 1). Dan di Desa Tunggalpager,Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto (pondok 2).
Didirikan oleh Dr KH Ahmad Siddiq, SE, MM. Dengan sistem pendidikan terpadu yang mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu umum. Pesantren ini mempunyai komitmen untuk menjadikan yayasan ini sebagai pilot project bagi mayarakat yang luas dalam skala nasional maupun internasional.
BACA JUGA:Kafe Escalla Flora, Suguhkan Kuliner Lezat dan Pemandangan Alam Mempesona