Sering Tertukar, Inilah Perbedaan Antara Kopi Arabika dan Robusta
Kopi Arabika dan Robusta, harus cerat melihat perbedaannya-Foto : Hasbi Magang (AI)-
Mojokerto, diswaymojokerto.id - Bagi sebagian orang, kopi merupakan minuman penambah energi di pagi hari atau di waktu kerja. Namun, bagi para pecinta kopi, memilih antara biji kopi Arabika dan Robusta adalah suatu hal yang penting dalam menentukan rasa bagi mereka.
Meski keduanya berasal dari tanaman yang sama, Arabika dan Robusta memiliki perbedaan,mulai dari citra rasa hingga cara penanamannya.
Arabika dikenal dengan karakteristik rasa yang lebih kompleks dan kadar kafein rendah, sedangkan Robusta menawarkan rasa yang lebih kuat dengan kandungan kafein yang jauh lebih tinggi. Pemilihan jenis kopi yang tepat dapat memengaruhi kenyamanan lambung dan respons tubuh terhadap stimulan. Berikut perbedaan antara jenis kopi Arabika dan Robusta.

Harus cermat membedakan kopi Arabika dan Robusta-Foto : Hasbi Magang (AI)-
Tentang rasa
Kopi Arabika sering kali dianggap sebagai primadona di coffeshop. Ia memiliki citra rasa yang beragam, mulai dari manis buah-buahan, bunga, hingga kacang-kacangan. Keasaman yang tinggi memberikan sensasi segar seperti lemon atau beri.
Sebaliknya kopi Robusta memiliki karakter yang jauh lebih kuat (strong). Dominasi rasanya cenderung pahit, menyerupai cokelat hitam atau gandum panggang. Karena kadar gulanya yang rendah, Robusta tidak memiliki banyak campuran rasa seperti Arabika, namun ia memberikan kekentalan yang lebih mantap di mulut.
BACA JUGA:Bulan Ramadan, UDD PMI Kabupaten Mojokerto Layani Donor Keliling Setelah Waktu Maghrib
BACA JUGA:Laka Beruntun Libatkan Tiga Truk dan Motor di Mojokerto, Diduga Sopir Mengantuk
Kandungan Kafein
Faktor kesehatan sering menjadi pertimbangan utama dalam memilih jenis kopi, terutama terkait asupan Kafein. Beda kopi Robusta dan Arabika sangat mencolok dalam aspek ini. Kopi Robusta memiliki kadar Kafein yang lebih tinggi, berkisar antara 2,2 persen hingga 2,7 persen.
Tingginya Kafein membuat rasanya menjadi lebih pahit. Sedangkan kopi Arabika memiliki kadar Kafein yang jauh lebih rendah,yaitu sekitar 1,2 persen hingga 1,5 persen.
Kadar Kafein yang lebih rendah menjadikan Arabika sebagai pilihan bagi individu yang memiliki sensitivitas terhadap stimulan. Konsumsi Kafein dalam batas wajar dapat membantu meningkatkan fokus tanpa memicu efek samping berlebih.

Kopi Arabika dan Robusta-Foto : Hasbi Magang (AI)-
Sumber:




