Hardiknas 2026 Mojokerto, Gus Barra Gaungkan Deep Learning dan Kunci Sukses 3M Pendidikan
Foto bersama Bupati-Wakil Bupati Mojokerto dan jajarannya setelah Upacara Hardiknas di Pemkab Mojokerto-Foto : Kominfo Kabupaten Mojokerto-
Mojokerto, diswaymojokerto.id - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Mojokerto menjadi momentum penegasan arah kebijakan pendidikan. Pada upacara di Pendopo Graha Maja Tama, Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa atau yang biasa disapa Gus Barra menekankan pentingnya pendekatan deep learning serta fondasi “3M” sebagai penentu keberhasilan program pendidikan.
Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Dinas Pendidikan menggelar upacara Hardiknas 2026 pada Sabtu pagi di halaman Pendopo Graha Maja Tama. Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa yang akrab disapa Gus Barra bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti.
Dalam amanat tersebut, Mendikdasmen menegaskan bahwa pendekatan Pembelajaran Mendalam (deep learning) menjadi salah satu program prioritas untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional.
BACA JUGA:Dari Kampus ke Masa Depan Bangsa, Hardiknas di Unair Dorong Lahirnya Ilmuwan Kelas Dunia
“Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mendorong pendekatan deep learning untuk memperkuat mutu pendidikan sekaligus mencapai tujuan pendidikan nasional,” ujar Gus Barra saat membacakan sambutan menteri, Santu 2 Mei 2026
Selain itu, Gus Barra juga menekankan pentingnya tiga aspek utama dalam menjalankan kebijakan pendidikan, yakni Mindset, Mental, dan Misi (3M). Ia menilai, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh kebijakan, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia yang menjalankannya.
“Tanpa pola pikir yang maju, mental yang kuat, dan misi yang jelas, kebijakan hanya akan berhenti sebagai formalitas dan capaian angka semata,” tegasnya.
BACA JUGA:Perlintasan KA Wonoayu Masih Manual, Warga Diminta Lebih Waspada Saat Melintas
Upacara tersebut turut dimeriahkan dengan penampilan seni tradisional dari para pelajar, menambah semarak peringatan Hardiknas tahun ini.
Masih dalam rangkaian kegiatan yang sama, jajaran Pemkab Mojokerto menerima kunjungan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Sekolah Rakyat Menengah Pertama 15 (SRMP 15) Mojokerto.
Dalam kunjungannya, Khofifah mengapresiasi perkembangan sekolah tersebut. Meski baru beroperasi sekitar sembilan bulan, SRMP 15 dinilai telah menunjukkan kemajuan signifikan, baik dari sisi akademik maupun interaksi sosial siswa.
“Dalam waktu sembilan bulan, kita sudah melihat pertumbuhan yang positif, baik secara fisik maupun sosial. Ini tentu menjadi hal yang menggembirakan,” ujar Khofifah.
Sumber:

