Cegah Penyebaran PMK, Pasar Hewan di Mojokerto Disemprot Disinfektan

Selasa 27-01-2026,16:09 WIB
Reporter : Fio Atmaja
Editor : Elsa Fifajanti

Mojokerto, Diswaymojokerto.id – Guna mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Mojokerto mengintensifkan penyemprotan disinfektan di sejumlah pasar hewan. Langkah ini diambil mengingat tingginya mobilitas ternak yang didominasi oleh hewan dari luar daerah.

Seperti halnya disinfektan yang dilakukan di Pasar Hewan Ngrame, Pungging, Mojokerto, yang buka pada pasaran Wage tanggalan Jawa, Selasa, 27 Januari 2026. 

Tampak, petugas melakukan penyemprotan cairan disinfektan pada seluruh area pasar maupun kendaraan yang datang dan keluar. 

“Ini bagian dari upaya pencegahan dan pengendalian PMK di Kabupaten Mojokerto,” ujar Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Disperta Mojokerto, Tutik Suryaningdyah, Selasa, 27 Januari 2026. 


Mobil pengangkut hewan ternak tak luput dari penyemprotan petugas.-Foto : dok. Dispertan Mojokerto-

Penyemprotan menyasar seluruh area pasar, rumah potong hewan (RPH), serta kendaraan pengangkut ternak roda dua dan empat yang masuk maupun keluar.

Staf Disperta Kabupaten Mojokerto yang sekaligus koordinator Pasar Hewan Ngrame, Sodikin menjelaskan, mayoritas ternak di pasarnya berasal dari luar wilayah. 

“Dari sekitar 200 ekor hewan ternak, kebanyakan dari luar daerah seperti Gresik, Sidoarjo, Pasuruan, dan Jombang. Yang dari Mojokerto sendiri hanya sedikit,” jelasnya. 

BACA JUGA:Durian: Buah Eksotis, Keras dan Berduri di Luar, Lembut dan Enak Dimakan, Amankah Bagi Kesehatan?

BACA JUGA:Angka TPT Kabupaten Mojokerto 2025 Sebesar 3,49 Persen

Disinfeksi rutin ini diperkuat kuantitasnya seiring munculnya laporan gejala PMK, termasuk tujuh ekor sapi suspect di Kecamatan Dawarblandong.

Selain di Pasar Ngrame, kegiatan serupa akan dilaksanakan bertahap di empat pasar hewan di  Pandanarum; Kecamatan Pacet, Sawahan; Kecamatan Bangsal, Mejero; Kecamatan Kutorejo, dan Pohjejer; Kecamatan Gondang. Upaya pencegahan juga akan diperkuat dengan vaksinasi ternak berkaki empat oleh paramedik kesehatan hewan di kelompok-kelompok peternak.

Kategori :