Timnas Garuda Gagal Juara Usai Kalah Dramatis Lewat Adu Penalti dari Iran

Minggu 08-02-2026,14:04 WIB
Reporter : M Hasbi As-Sidqiey
Editor : Elsa Fifajanti

Jakarta, diswaymojokerto.idTim Futsal Indonesia akhirnya harus menerima kenyataan pahit, gagal membawa Piala AFC Futsal 2026, setelah kalah dengan cara dramatis lewat adu penalti lawan Iran, pada Sabtu 7 Februari 2026 malam.

Ribuan penonton di Indonesia Arena GBK, Jakarta membisu, terdiam. Malam yang nyaris sempurna bagi Timnas Futsal Indonesia berubah menjadi drama yang menyakitkan dalam sejarah futsal nasional. 

Timnas Futsal Indonesia harus mengubur mimpi mengangkat trofi juara Piala Asia Futsal 2026 setelah kalah secara dramatis melalui adu penalti dengan skor 4-5 dari sang raja futsal Asia, Iran.

Kekalahan tersebut terasa  sangat menyakitkan, mengingat Skuad Garuda tampil luar biasa sepanjang waktu. Namun di balik kekalahan itu , Indonesia baru saja mencatat sejarah futsal tanah air. 

Perjuangan anak asuh pelatih Timnas Indonesia layak mendapatkan apresiasi setinggi langit. Bermain di kandang sendiri membuat Indonesia tampil dengan percaya diri. Dukungan penuh dari tribun GBK mengalir sejak kick-of pertandingan.


Salah satu pemain tim nasional Futsal Indonesia saat adu permainan dengan salah tu pemain Iran-Foto : Hasby Magang (IG Timnas Futsal)-

Pertandingan dimulai dengan kejutan saat Iran mencetak gol cepat lewat H.Tayebi. Namun Indonesia merespon dengan mentalitas baja. Reza Gunawan menyamai kedudukan menjadi 1-1 dengan memanfaatkan kesalahan kiper lawan, lalu gol tercipta lagi oleh Israr yang membalikkan keadaan menjadi 2-1 berkat umpan dari Habibie.

Israr mencetak gol kedua kalinya yang membuat skor menjauh menjadi 3-1 melalui skema serangan balik cepat. Iran raja futsal Asia dengan 13 gelar, tampak goyah menghadapi agresivitas tuan rumah. 

Drama terjadi menjelang babak pertama berakhir . Habibie yang sempat menjadi pahlawan dengan menepis tendangan penalti Iran,membuat kesalahan yang berujung gol melalui tendangan bebas dari M.Karimi. Membuat skor menjadi 3-2 sebagai penutup babak pertama.

BACA JUGA:Kota Mojokerto Jadi Tuan Rumah Gebyar Senam DPC PORPI se-Jawa Timur

BACA JUGA:Tim BPBD dan Damkar Angkat Anak Sapi dari Dalam Sumur di Ngoro, Jombang

Memasuki babak kedua, Iran menyamakan kedudukan menjadi 3-3.Kini Babak kedua berubah menjadi adu mental.Samuel Eko membawa Indonesia Kembali unggul menjadi 4-3 di menit ke-24 ,namun pengalaman Iran berbicara,di waktu yang sempit Iran menerapkan sistem powerplay.

Strategi ini berhasil membongkar pertahanan rapat  Indonesia.Mahdi Karimi menyamakan skor menjadi 4-4 dan memaksa laga berlanjut ke extra time.

Di sinilah emosi para pemain memuncak. Di babak perpanjangan waktu. Israr tampil fenomenal dengan mencetak gol ketiganya atau hattrick di dua menit terakhir babak tambahan kedua yang menggetarkan Indonesia Arena.

Keunggulan sirna setelah Saeid Ahmad Abbasi menyamakan skor menjadi 5-5 dengan memanfaatkan kelengahan transisi pemain Indonesia yang masih dalam euphoria.

Kategori :