Dapur MBG di Jatim Berangsur Normal, dari yang Disuspend 788 Tersisa 213 SPPG

Rabu 18-03-2026,17:16 WIB
Editor : Elsa Fifajanti

Ia berharap seluruh pengelola SPPG segera melengkapi kekurangan administrasi maupun fasilitas sehingga operasional dapur MBG di Jawa Timur bisa kembali normal sepenuhnya. Emil Dardak mengatakan Pemprov Jatim selama ini terus menyampaikan berbagai laporan dan keluhan terkait operasional SPPG kepada pemerintah pusat melalui jalur komunikasi resmi.

Menurut Emil, koordinasi dilakukan secara terpusat melalui satu pintu komunikasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN). Setiap temuan di lapangan langsung disampaikan melalui forum koordinasi yang melibatkan para ketua satgas MBG di seluruh Jawa Timur.

BACA JUGA:1,14 Juta Kendaraan Diperkirakan Melintas Tol Jombang - Mojokerto Saat Mudik dan Balik Lebaran 2026

BACA JUGA:Bagi Takjil Unik di Tjiwi Kimia : Dari Karyawan, oleh Karyawan, untuk Karyawan

“Kami selalu menyampaikan komunikasi satu pintu. Keluhan-keluhan di lapangan kami sampaikan melalui grup koordinasi ketua Satgas MBG se-Jawa Timur yang beranggotakan 43 orang,” ujar Emil.

Melalui forum tersebut, berbagai laporan terkait kualitas layanan SPPG, termasuk persoalan menu makanan hingga standar operasional dapur, langsung diteruskan kepada BGN. Ia mencontohkan sejumlah temuan seperti laporan dugaan keracunan makanan hingga persoalan standar harga menu yang dinilai tidak sebanding dengan kualitas yang diterima penerima manfaat.

Semua laporan itu, kata Emil, selalu diteruskan kepada BGN agar segera mendapat tindak lanjut. “Kami memang rutin meneruskan laporan tersebut ke BGN. Harapannya tentu ada tindakan tegas agar menjadi pembelajaran dan memberi efek jera,” pungkasnya.

 

 

 

Kategori :