Mojokerto, Diswaymojokerto.id – Lonjakan penumpang angkutan bus di Terminal Kertajaya Mojokerto belum terlihat pada arus balik Lebaran 2026, meski hingga Kamis, 26 Maret 2026 kondisi masih relatif stabil.
Puncak pergerakan diprediksi terjadi pada 27 hingga 29 Maret 2026 seiring berakhirnya masa libur dan dimulainya kembali aktivitas kerja serta sekolah.
Kasi Dalops UPT P3 LLAJ Mojokerto Dishub Jawa Timur, Akhmad Yazid mengatakan, meski sejumlah instansi telah memulai aktivitas pada Rabu, 25 Maret 2026, lonjakan penumpang belum terlihat signifikan. "Prediksi mulai padat arus balik itu pada 27–29 Maret 2026 nanti," ujarnya.
Sebelumnya, pada 22–23 Maret 2026, para penumpang sempat mengalami keterlambatan perjalanan akibat kekurangan armada bus.
Bus Trans Jatim melayani penumpang sekitar Gerbang Kertasusila- Foto : dok. UPT P3 LLAJ Mojokerto Dishub Jawa Timur-
"Dari armada kemarin sempat kekurangan selama dua hari karena banyak yang libur, akhirnya banyak penumpang lumayan lama menunggu kedatangan armada," jelasnya.
Selama periode arus mudik Idulfitri 1447 H pada 13–24 Maret 2026, Terminal Kertajaya mencatat total penumpang berangkat sebanyak 58.199 orang, terdiri dari 32.311 penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan 25.888 penumpang bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).
BACA JUGA:Dukung Indonesia Asri, Hemat BBM, Ning Ita Instruksikan ASN Kota Mojokerto 'Gowes' tiap Jumat
BACA JUGA:Polres Mojokerto Pantau Obyek Wisata, Pastikan Keamanan Pengunjung Pasca Lebaran
Secara keseluruhan, kondisi arus mudik dinilai kondusif tanpa insiden yang mengganggu kenyamanan dan keamanan.
"Masih kondusif, kami berharap hingga arus balik nanti selesai, semua dalam kondisi aman dan tertib," pungkasnya.