KAUJE Korda Bondowoso Gelar Bakti Sosial dan Trauma Healing Pasca Bencana Banjir di Desa Wonoboyo

KAUJE Korda Bondowoso gelar bakti sosial trauma healing untuk korban banjir bandang Bondowoso-Foto : Dok. Kauje Bondowoso-
BACA JUGA:Pria Diduga Pelaku Pedofil Menjadi Amukan Masa di Mojokerto Usai Gagal Cari Korban
Anis mengatakan ihaknya tidak berhenti sampai disini. Dirinya telah berkoordinasi dengan KAUJE bondowoso untuk memberikan program KAUJE mengabdi, seperti pelatihan bagi UMKM, dan atau digital marketing.
"Kita ingin Wonoboyo bangkit, jangan terpuruk dalam kesedihan," tuturnya.
Senada dengan Anis, Sekretaris KAUJE Korda Bondowoso, Ahmad Bahrul Munir mengatakan, total ada 113 paket sembako yang dibagikan dan 50 paket tas plus alat tulis untuk anak terdampak.
"Dari donasi alumni Unej yang dikumpulkan, ada sekitar Rp 20 juta yang dibelanjakan untuk paket sembako, tas, alat tulis, serta ada yang diserahkan dalam bentuk uang tunai," ungkapnya.
Anak-anak korban banjir diajak bergembira melupakan trauma akibat banjir bandang-Foto : Dok. Kauje Bondowoso-
Sementara itu, Ketua Harian Pengurus Pusat KAUJE, Dr Hendra Kurniawan menyambut baik kegiatan ini. Dia mengatakan, hal ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dari alumni perguruan tinggi.
"Sebagai produk almamater atau produk perguruan tinggi itu memiliki kepedulian sosial terhadap permasalahan yang terjadi," ujarnya.
Kegiatan seperti ini juga dapat berfungsi sebagai ajang menyambung silaturahmi antar alumni. "Bisa untuk silaturahmi, untuk berkumpul, untuk diskusi, dan sebagainya," ungkap Hendra.
BACA JUGA:1.525 Calon Jemaah Haji Mojokerto Bisa Bayar Pelunasan Haji Mulai Hari Ini
Dia berharap jejaring KAUJE semakin kuat. "Bukan hanya sekadar kumpul-kumpulnya, tapi juga bisa melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk masyarakat," pungkasnya.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, telah terjadi banjir bandang di Desa Wonoboyo, Kecamatan Klabang Kabupaten Bondowoso pada 3 Februsri 2025.
Panitia Bakti Sosial dari KAUJE Korda Bondowoso-Foto : Dok. Kauje Bondowoso-
Kemudian terjadi banjir bandang susulan pada Selasa (4/2/2025) yang intensitasnya lebih besar dan lebih deras dari sebelumnya.
Akibatnya, rumah rusak yang diterjang banjir pun bertambah hingga ratusan. Menurut Kepala Desa Wonoboyo, Tubaini, ada 95 rumah yang rusak ringan dan 16 rumah yang mengalami rusak berat, 3 diantaranya hanyut terbawa banjir.
Sumber: