Unik! Pemdes Bagorejo, Jember, Tambal Jalan Berlubang Sambil Patroli Sahur

Unik! Pemdes Bagorejo, Jember, Tambal Jalan Berlubang Sambil Patroli Sahur

Pemdes Bagorejo, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, menambal jalan berlubang secara mandiri bersama masyarakat-dok Pemdes Bagorejo - kominfo Kabupaten Jombang for Disway Mojokerto-

 

Jember, Diswaymojokerto.id – Ini langkah unik yang dilakukan Pemdes (Pemerintah Desa) Bagorejo, Kecanatan Gumukmas, Kabupaten Jember, dengan melakukan penambalan jalan berlubang secara mandiri di desa tersebut. Penambalan dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat itu dilaksanakan tengah malam sekalian patroli sahur di Bulan Ramadan.

Kepala Desa Bagorejo, Kecamatan Gumukmas, Atok Urohman, mengatakan, pihaknya melakukan penambalan jalan berlubang di wilayah Desa Bagorejo karena ada keluhan warga. ‘’Ini sebagai respon terhadap keluhan warga tentang jalan berlubang,’’ katanya, Minggu, 8 Maret 2026.

Disebutkan, meski status jalan tersebut merupakan kewenangan provinsi, namun pihaknya mengambil langkah dengan melakukan penambalan mandiri menggunakan aspal kering dan peralatan seadanya. ‘’Untuk keselamatan warga, kami ambil langkah ini sambil menunggu respon dan arahan dari yang berwenang atas jalan ini,’’ katanya.


Kades Bagorejo, Kecamaan Gumukmas dibantu Bhabinkamtibmas dan Babinsa bersama masyarakat menambal jalan berlubang di Desa Bagorejo-dok kominfo Kab Jember for Disway Mojokerto-

Dia menjelaskan, kegiatan dimulai pukul 00.30 WIB hingga selesai bersamaan dengan patroli keliling membangunkan warga untuk sahur di bulan suci Ramadan. Atok menyebutkan, pihaknya tidak bekerja sendirian karena dibantu berbagai pihak. ‘’Ini merupakan kerja kolaboratif yang melibatkan berbagai pihak demi memastikan keamanan masyarakat pengguna jalan,’’ tuturnya.

BACA JUGA:Pemkab Jember Berikan Jaminan Sosial dan Insentif pada Momen Peringatan Nuzulul Qur'an

BACA JUGA:Pemkab Imbau Warga Tak Perlu Resah, BBM di Jember Dalam Kondisi Aman dan Melimpah

Pada kegiatan menambal jalan berlubang itu diikuti beberapa pihak yang juga turun ke lapangan, seperti Perangkat Desa Bagorejo, Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Selain itu juga Trantibum (Satpol PP) Desa Bagorejo. ‘’Bersama masyarakat dan perangkat, sekalian untuk patrol menjelang makan sahur,’’ ungkapnya.

Dia mengakui tidak mempunyai alat memadani untuk menambal jalan yang berlubang. Karena itu penambalan dilakukan dengan peralatan sederhana. Namun semua pihaknyag terlibat dalam penambalan jalan itu melakukan dengan penuh semangat.

Mereka menyisir titik-titik lubang yang membahayakan. Dia mengakui jalan tersebut jalur lintas provinsi sehingga tidak hanya warga Desa Bagorejo saja yang melintasinya. ‘’Namun masyarakat umum dari berbagai wilayah, pemerintah desa tetap berkomitmen memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan,’’ sahutnya.


Pemdes Bagorejo, Kecanmatan Gumukmas, Kabupaten Jember melakukan penambajalan berlubang secara mandiri-dok kominfo Kabupaten Jombang for Disway Mojokerto-

Atok Urohman menegaskan, inisiatif ini murni dilakukan atas dasar kemanusiaan dan tanggung jawab moral kepada masyarakat. ‘’Ini kami lakukan bukan untuk mencari simpati, tetapi murni untuk keselamatan para pengguna jalan,’’ ungkapnya.

BACA JUGA:Operasi Pekat Semeru 2026, Polisi Ungkap Peredaran Sabu 84,3 Gram di Mojokerto

BACA JUGA:Diduga Hendak Tawuran, Enam Pemuda di Mojokerto Diamankan Polisi

Dia mengaku menerima banyak laporan warga mengenai lubang yang membahayakan tersebut. ‘’terus terang, kami juga merasa tidak tenang mendengar laporan tersebut. Jadi laporan itu membuat kami tidak bisa tinggal diam,’’ tutur Atok di sela-sela kegiatan menambal jalan berlubang.

Dia berharap langkah ini diharapkan dapat meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas, terutama di malam hari saat jarak pandang terbatas. ‘’Semoga setelah kami tambal nanti perkalanan masyarakat makin lancar,’’ tuturnya.

Pelaksanaan yang bertepatan dengan menjelang waktu malan sahur mulai pukul 23.00 WIB sampai selesai itu membuat suasana gotong royong semakin terasa. Sambil membawa aspal kering, petugas juga memastikan warga terbangun untuk menjalankan ibadah puasa melalui patroli musik patrol tradisional.

Dia berharap kegiatan Pemerintah Desa Bagorejo tersebut juga bisa ditiru desa-desa lain di wilayah Kecamatan Gumukmas. ‘’Agar lebih proaktif menangani permasalahan publik, meski terkendala batasan kewenangan administratif,’’ jelasnya.

Sumber:

Berita Terkait