E2 Data Center Surabaya Perkuat Peran Jatim sebagai Gerbang Digital Nusantara
Peresmian operasional E2 Data Center di Surabaya milik PT DCI Indonesia Tbk oleh Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak-Foto : Kominfo Jatim-
Surabaya, diswaymojokerto.id - Peresmian operasional E2 Data Center di Surabaya milik PT DCI Indonesia Tbk dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi Jawa Timur sebagai gerbang digital Nusantara sekaligus mendorong percepatan ekonomi digital, khususnya di kawasan Indonesia Timur.
Peresmian fasilitas tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, pada Senin 6 April 2026. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan, keberadaan pusat data merupakan elemen krusial dalam pembangunan infrastruktur digital di daerah.
Menurut Emil, dengan jumlah penduduk yang mencapai sekitar 42 juta jiwa serta pertumbuhan ekonomi sebesar 5,33 persen, Jawa Timur memiliki potensi besar untuk mengembangkan ekonomi berbasis digital.
BACA JUGA:PMI Kota Mojokerto Lampaui Target Triwulan I, Bidik 22 Ribu Kantong Darah di 2026
BACA JUGA:As Roda Patah, Truk Tangki Air Terguling di Mojokerto, Sebabkan Kemacetan
Ia menyebut, posisi strategis tersebut tidak hanya menjadikan Jawa Timur sebagai pintu gerbang logistik, tetapi juga sebagai simpul utama transformasi digital nasional.
Ia menambahkan, kehadiran E2 Data Center di Surabaya akan memberikan dampak nyata terhadap penguatan ekosistem digital. Infrastruktur ini dinilai mampu mendekatkan layanan teknologi kepada pelaku usaha, meningkatkan efisiensi operasional, serta mendorong produktivitas di berbagai sektor.
“Pusat data tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur fisik, tetapi juga menjadi fondasi utama bagi pengembangan ekonomi digital, termasuk pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan yang berkembang pesat,” ujarnya.
Sementara itu, Presiden Direktur PT DCI Indonesia Tbk, Otto Toto Sugiri, menyampaikan, pembangunan E2 Data Center Surabaya merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas pemerataan infrastruktur digital di Indonesia.
BACA JUGA:Data Jadi Fondasi, Wali Kota Mojokerto Tekankan Kewajiban Lapor LKPM bagi Pelaku Usaha
BACA JUGA:Terdakwa Mutilasi yang Membuang Jasad Korbannya di Mojokerto Dituntut Penjara Seumur Hidup
Ia menjelaskan, selama ini kapasitas pusat data masih terkonsentrasi di wilayah Jakarta, sementara kebutuhan terus meningkat di berbagai daerah, terutama di Indonesia bagian timur.
Oleh karena itu, kehadiran fasilitas di Surabaya diharapkan dapat memperkuat distribusi layanan sekaligus meningkatkan keandalan infrastruktur digital nasional.
E2 Data Center Surabaya dibangun dengan kapasitas teknologi informasi (IT) sebesar 9 megawatt dan mengadopsi standar operasional global dengan tingkat keandalan tinggi.
Sumber:

