Mojokerto, Diswaymojokerto.id – Penggunaan pupuk hayati pada lahan pertanian bisa meningkatkan produksi pertanian. Karena itu, sosialisasi penggunaan pupuk hayati terus dilakukan sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan pemerintah.
Seperti penggunaan pupuk hayati di lahan warga yang digunakan sebagai demplot di Desa Gayaman, Kecamatan Mojoanyar. ‘’Penggunaan lahan untuk demplot sebagai sarana untuk melihat perbedaan perlakuan menggunakan pupuk hayati dan non hayati,’’ kata Deddy, pelaku usaha toko pertanian di Desa Gayaman, Kecamatan Mojoanyar, Rabu, 28 Januari 2026.
Dia menyebutkan, ada perbedaan hasil dari penggunaan pupuk hayati dan tanpa menggunakan pupuk hayati. Perbedaan hasil panen juga terjadi pada penggunaan pupuk hayati di lahan yang berbeda.
Perbedaan hasil panen menggunakan pupuk hayati dan tanpa pupuk hayati -istimewa-
Karena itu pembuatan demplot juga untuk mengetahui sejauh mana pengaruh penggunaan pupuk hayati pada lahan di satu daerah. ‘’Karena bisa jadi hasil di daerah yang satu berbeda dengan hasil di daerah lain akibat perbedaan kondisi tanah maupun kondisi geografis lahan,’’ tambahnya.
BACA JUGA:Tiga Calon Lokasi Pembangunan Balai Pemasyarakatan di Mojokerto Mulai Ditinjau
Ditambahkan, perlakuan demplot juga bisa berbeda antara tanaman satu dengan yang lain. Perbedaan itu bisa ditentukan bibit maupun cuaca atau suhu di masing-masing lokasi atau daerah. Penggunaan dosis yang kurang tepat atau kurang juga bisa menentukan berhasil tidaknya panen komoditas tanaman.
Karena itu, dia menyarankan untuk mempelajari dulu jenis dan macam pupuk hayati yang akan digunakan untuk tanaman. ‘’Ada perbedaan perlakuan antara tanaman pertanian dengan hortikultura. Begitu juga hasilnya juga bisa berbeda, semua tergantung berbagai kondisi dan berbagai faktor pendukungnya,’’ paparnya.
Untuk wilayah Desa Gayaman, pihaknya berharap akan segera diketahui hasil penggunaan pupuk hayati pada demplot dan lahan yang tidak menggunakan pupuk hayati. Desa Gayaman yang merupakan Kawasan dengan lahan pertanian cukup banyak, diharapkan bisa menjadi salah satu daerah yang bisa meningkat hasil pertaniannya dengan menggunakan pupuk hayati.
Penggunaan pupuk hayati di ldemplot di Desa Gayaman, Kecamatan Mojoanyar-dok Disway Mojokerto-
‘’Sudah banyak daerah yang menggunakan pupuk hayati. Dan peningkatan hasil pertanian, selain memberikan dampak ekonomi bagi warga juga mendukung program pemerintah dalam ketahanan pangan,’’ sahutnya.
BACA JUGA:Pemkot Mojokerto Kembali Sabet UHC Awards 2026, Jaminan Akses Layanan Kesehatan
Sekedar informasi, sebagian lahan di Desa Gayaman, Kecamatan Mojoanyar, digunakan sebagai demplot untuk menggunakan pupuk hayati. Pupuk hayati cair yang digunakan akan dicoba pada komoditas pertanian yang berbeda, seperti padi maupun tanaman hortikultura.